Peluncuran pameran internasional Kristainterfood 2026 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.(Foto: Istimewa)
Keberagaman kuliner Indonesia yang lahir dari ratusan etnis dan budaya dinilai menjadi modal besar untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional.
Kuliner tidak hanya dipandang sebagai kekayaan cita rasa Nusantara, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi kreatif yang mampu mendorong daya saing pariwisata nasional di tingkat global.
Hal itu disampaikan Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani Mustafa, saat peluncuran pameran internasional Kristainterfood 2026 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.
"Sektor kuliner merupakan salah satu kekuatan utama pariwisata Indonesia karena menjadi bagian dari identitas budaya bangsa yang memiliki nilai ekonomi tinggi," kata Rizki, dikutip Rabu 24 Juni 2026.
Ia menegaskan, penguatan industri kuliner nasional membutuhkan kolaborasi yang solid antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hingga memperluas akses ekspor bagi produk pangan Indonesia.
“Kami berharap pameran ini menjadi platform yang mampu menghubungkan seluruh rantai industri, mulai dari bahan baku, teknologi, SDM, hingga produk jadi," kata Rizki.
Sementara itu, Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim menegaskan bahwa pameran yang digelar untuk ke-27 kalinya ini bakal menghadirkan beragam agenda unggulan untuk memperkuat ekosistem industri makanan dan minuman nasional.
Sejumlah agenda itu di antaranya adalah business matching, seminar industri, forum investasi, kompetisi internasional, promosi produk unggulan daerah, hingga berbagai program pendukung pengembangan industri makanan dan minuman.
Melalui pameran yang akan digelar di NICE PIK 2 pada 4-7 November 2026 ini, Krista Exhibitions bersama Kementerian Pariwisata optimistis Indonesia dapat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat industri makanan dan minuman terkemuka di Asia Tenggara.
"Sejak awal, tujuan kami sederhana: menghadirkan panggung yang mumpuni bagi industri makanan dan minuman Indonesia agar dapat tumbuh, berinovasi, dan terhubung dengan dunia," kata Daud.