Berita

Pakar militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

RABU, 24 JUNI 2026 | 20:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berbagai persoalan yang dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini tidak dapat dilepaskan dari kebijakan yang diwariskan pada era pemerintahan Joko Widodo.

Menurut pakar militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menilai, pemerintah perlu secara terbuka menjelaskan kepada publik berbagai tantangan yang sedang dihadapi, termasuk proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang hingga kini masih menyisakan sejumlah persoalan.

“Makanya Pak Prabowo juga jangan diam-diam aja. Harus juga ngomong pusing nih, itu ada IKN yang stranded dengan ratusan triliun,” ujar Connie di kanal Youtube Hendri Satrio, Rabu, 24 Juni 2026.


Ia menilai proyek IKN perlu dievaluasi secara menyeluruh karena menggunakan dana negara yang bersumber dari rakyat. Menurutnya, pihak yang menggagas kebijakan tersebut juga harus ikut bertanggung jawab atas berbagai konsekuensi yang muncul.

Connie khawatir jika tidak ada evaluasi yang jelas, akan muncul budaya politik yang membiarkan para pemegang kekuasaan melontarkan gagasan besar tanpa mempertimbangkan dampak dan tanggung jawab jangka panjang.

Dalam kesempatan itu, Connie juga mengungkapkan pengalamannya saat menghadiri peresmian gedung Partai NasDem beberapa tahun lalu. Saat itu, kata dia, Presiden Jokowi secara khusus memaparkan gagasan pembangunan IKN di hadapan para tamu undangan.

Menurut Connie, cara penyampaian proyek IKN saat itu lebih menyerupai promosi sebuah konsep besar ketimbang pemaparan kebijakan negara yang telah melalui kajian matang. Ia bahkan mengibaratkan konsep IKN yang dipresentasikan Jokowi sebagai sebuah dreamland.

Karena itu, Connie menilai perlu ada pertanggungjawaban yang jelas terkait pembangunan IKN, mengingat proyek tersebut menggunakan uang rakyat dalam jumlah sangat besar.

"Gimana caranya dia diadili paling nggak untuk keputusan IKN. Karena itu uang rakyat atau dibalikin," ungkapnya. 

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar pemerintahan Prabowo tidak hanya fokus menyelesaikan persoalan yang muncul selama masa pemerintahannya sendiri, tetapi juga berani mengungkap dan mengevaluasi dampak kebijakan dari periode sebelumnya.

"Jangan sampai Pak Prabowo ini cuma sibuk mengcounter kejadian yang ada di era dia. Tapi berani dong, ini kan ada efek juga dari eranya bapak yang bersembunyi di Solo itu," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya