Berita

FPPJ menggelar diskusi publik di Aula PDS HB Jassin, Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Rabu 24 Juni 2026. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Jakarta Didorong Jadi Kota Global Modern yang Menjaga Nilai Budaya

RABU, 24 JUNI 2026 | 19:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Transisi Jakarta menuju kota global tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur dan peningkatan daya saing ekonomi, tetapi juga penguatan kewaspadaan dini untuk menjaga Jakarta serta partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda. 

Demikian disampaikan Ketua  Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansyah dalam diskusi publik di Aula PDS HB Jassin, Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Rabu 24 Juni 2026.

"Jakarta yang tangguh adalah milik kita bersama," kata Rian, sapaan Endriansyah.


Sebagai keynote speaker, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim menegaskan, Jakarta perlu belajar dari praktik terbaik kota-kota dunia tanpa kehilangan identitas dan karakter budayanya.

"Jakarta harus mampu tumbuh menjadi kota global yang modern sekaligus tetap menjaga nilai-nilai budaya yang menjadi jati dirinya," kata Chico.

Diskusi yang dipandu Ketua Umum Mahasiswa Muda Transparansi (MMT), Abid Zahid Fadilah menghadirkan sejumlah narasumber yang menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif dalam menjaga ketahanan sosial Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani menjelaskan, status kota global menuntut kesiapan masyarakat yang lebih matang. 

"Pemuda harus mengambil peran sebagai agen perubahan sekaligus penjaga harmoni sosial di tengah perkembangan kota yang semakin dinamis," kata Rany.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta, Matsani menekankan, berbagai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial melalui program partisipatif.

"Salah satunya melalui Ngopi Cetar yang menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat untuk dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan," kata Matsani.

Dari perspektif kewaspadaan dini, Komandan Satuan Khusus Satintel BAIS TNI sekaligus anggota Tim Kewaspadaan Dini Pemprov DKI Jakarta, Kolonel TNI Agus Kosasih menegaskan pentingnya mitigasi terhadap berbagai Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang berpotensi muncul seiring perkembangan kota.

"Sistem kewaspadaan dini yang efektif harus didukung integrasi teknologi, kecepatan respons, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat," kata Agus.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya