Berita

Ilustrasi Rekor Piala Dunia 2026 (Sumber: Gemini Generated Image)

Olahraga

Rekor Piala Dunia 2026 yang Sudah Dipecahkan, Ronaldo Ukir Sejarah

RABU, 24 JUNI 2026 | 17:31 WIB | OLEH: TIFANI

Piala Dunia 2026 mulai memasuki fase krusial penyisihan grup pada 22–28 Juni 2026. Sejumlah negara mulai memastikan langkah ke babak gugur, tetapi bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi sorotan.

Turnamen kali ini juga dipenuhi deretan rekor bersejarah yang berhasil dipecahkan, mulai dari Cristiano Ronaldo yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda, Lionel Messi yang terus menambah koleksi gol, hingga Belanda yang sukses melampaui catatan legendaris Brasil era Pele. Berikut deretan rekor Piala Dunia 2026 yang sudah tercipta sejauh ini.

1. Belanda Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan Milik Brasil


Timnas Belanda mencatat sejarah baru usai menghancurkan Swedia dengan skor 5-1 pada 20 Juni 2026. Kemenangan tersebut membuat De Oranje melampaui rekor Brasil yang sebelumnya mencatat 13 pertandingan tak terkalahkan di Piala Dunia.

Menariknya, rekor lama tersebut dibangun oleh generasi emas Brasil yang diperkuat legenda sepak bola Pele. Belanda sendiri terakhir kalah di ajang Piala Dunia saat final 2010 melawan Spanyol. 

Setelah itu, langkah mereka di edisi 2014 dan 2022 hanya terhenti melalui adu penalti. Kini Belanda mengoleksi sembilan kemenangan dan lima hasil imbang secara beruntun.

2. Mesir Akhirnya Raih Kemenangan Pertama Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Setelah menunggu puluhan tahun, Mesir akhirnya meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia. Pada 22 Juni 2026, Mohamed Salah dan rekan-rekannya sukses mengalahkan Selandia Baru dengan skor 3-1.

Sebelumnya, sejak debut pada 1934, Mesir telah memainkan delapan pertandingan tanpa kemenangan dengan rincian tiga kali imbang dan lima kali kalah. Hasil ini menjadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola Mesir.

3. Kiper Curacao Cetak Rekor Penyelamatan Terbanyak

Nama Eloy Room menjadi sorotan setelah tampil luar biasa saat Curacao menahan imbang Ekuador tanpa gol. Berdasarkan data Opta, Room melakukan 15 penyelamatan sepanjang pertandingan.

Jumlah tersebut menjadi rekor penyelamatan terbanyak oleh seorang penjaga gawang dalam laga Piala Dunia yang berlangsung tanpa perpanjangan waktu. Catatan itu terasa semakin spesial karena di level klub, Room bermain untuk kompetisi kasta kedua Amerika Serikat.

4. Oyarzabal Bangkit dan Ukir Rekor Baru

Mikel Oyarzabal sempat menjadi perbincangan karena tercatat bermain 30 menit di pertandingan Piala Dunia tanpa menyentuh bola. Namun hanya beberapa hari kemudian, pemain Spanyol tersebut membalas dengan performa luar biasa.

Saat menghadapi Arab Saudi, Oyarzabal mencetak dua gol dan satu assist. Pencapaian tersebut membuatnya menjadi pemain kedua dalam sejarah yang terlibat dalam tiga gol hanya dalam 25 menit pertama pertandingan Piala Dunia.

5. Cape Verde Pecahkan Dua Rekor Sekaligus

Cape Verde menjadi salah satu tim kejutan di Piala Dunia 2026. Mereka mencatat sejarah sebagai tim pertama sejak 1966 yang mencetak gol debut Piala Dunia melalui tendangan bebas langsung saat bermain imbang 2-2 melawan Uruguay.

Tak hanya itu, mereka juga pernah mencatat hanya satu pelanggaran saat menahan imbang Spanyol tanpa gol. Jumlah tersebut menjadi rekor pelanggaran paling sedikit dalam satu pertandingan sepanjang sejarah Piala Dunia.

6. Kanada Cetak Sejarah dengan Pesta Gol

Qatar menjadi negara pertama dari luar Eropa dan Amerika Selatan yang mampu mencetak lima gol atau lebih dalam satu pertandingan Piala Dunia. Jonathan David mencuri perhatian lewat hat-trick, sementara Cyle Larin, Nathan Saliba, dan Mohammed Manai ikut menyumbang gol.

Tambahan catatan menarik, delapan tembakan tepat sasaran Kanada di babak pertama menjadi yang terbanyak sejak Rumania melakukannya pada Piala Dunia 1994.

7. Turki Pecahkan Rekor yang Tidak Diinginkan

Turki justru mencatat sejarah dari sisi yang kurang menyenangkan. Mereka melepaskan total 62 tembakan dalam dua pertandingan pertama, tetapi gagal mencetak satu gol pun.

Jumlah tersebut menjadi rekor percobaan tembakan terbanyak tanpa menghasilkan gol dalam sejarah kompetisi.

8. Maroko Catat Dominasi Operan Terbaik Tim Afrika

Maroko menunjukkan permainan yang sangat dominan saat mengalahkan Skotlandia 1-0. Skuad asuhan Mohamed Ouahbi membukukan 601 operan sukses.

Menurut data Opta, angka tersebut menjadi jumlah operan terbanyak yang pernah dicatat tim Afrika dalam pertandingan Piala Dunia sejak 1966.

9. Vozinha Jadi Kiper Tertua dengan Clean Sheet di Debut Piala Dunia

Kiper Cape Verde, Vozinha, ikut masuk buku sejarah. Pada usia 40 tahun, ia menjadi penjaga gawang tertua yang mampu menjaga clean sheet pada laga debut Piala Dunia.

Performa gemilangnya saat menghadapi Spanyol bahkan membuat akun Instagram miliknya mendapatkan jutaan pengikut baru.

10. Lionel Messi Jadi Top Scorer Sepanjang Masa Piala Dunia

Lionel Messi membuktikan dirinya belum habis. Pada usia 38 tahun 357 hari, Messi menjadi pemain tertua yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Ia juga mencetak hat-trick ke gawang Aljazair dan melampaui rekor Roger Milla. Tak berhenti di situ, tambahan dua gol ke gawang Austria membuat Messi melewati rekor Miroslav Klose.

Kini Messi tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 18 gol.

11. Cristiano Ronaldo Cetak Gol di Enam Edisi Piala Dunia Berbeda

Cristiano Ronaldo kembali menorehkan sejarah. Kapten Portugal itu menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda setelah mencetak dua gol saat Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan.

Sebelumnya, rekor tersebut ia pegang bersama Lionel Messi dengan lima edisi. Tambahan dua gol juga membuat Ronaldo kini mengoleksi 10 gol di Piala Dunia dan melewati catatan Eusebio sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di turnamen tersebut.

Pada usia 41 tahun, Ronaldo juga menjadi pemain tertua kedua yang pernah mencetak gol di Piala Dunia, hanya kalah dari Roger Milla.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya