Berita

Kereta Api Rajabasa melayani Lampung-Sumatera Selatan. (Foto: Dok. PT KAI)

Bisnis

Swasta Diajak Garap Kereta Trans Sumatra 478 Kilometer

RABU, 24 JUNI 2026 | 15:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Swasta didorong ikut ambil bagian dalam menggarap kereta Trans Sumatra sepanjang 478 kilometer (km). Proyek untuk menyambungkan jalur rel dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. 

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi  memastikan bahwa proyek ini tidak akan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

“Harapannya tidak akan membebani APBN, tetapi lebih ke dunia usaha. Harapan juga swasta ikut terlibat,” kata Dudy, dikutip Rabu 24 Juni 2026.


Saat ini, jalur rel aktif di Sumatra berada wilayah Sumatra Selatan yang digunakan untuk mengangkut batu bara. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk mengangkut komoditas tersebut. 

Adapun, pengembangan kereta yang fokus pada angkutan barang ini menjadi penting untuk menunjang logistik wilayah Sumatra. 

Untuk wilayah Sumatra, rencananya juga akan fokus pada jalur pengangkut batu bara di Sumatra Selatan dan pengembangan jalur kereta api yang terintegrasi dengan kawasan industri dan pelabuhan. 

Dudy sebelumnya telah menyebutkan bahwa China, Rusia, hingga Amerika Serikat (AS) melirik pengembangan jaringan kereta api di luar Pulau Jawa. 

Dari peluang kerja sama tersebut, Dudy menyebutkan, baru China dan Rusia yang telah menyatakan minatnya untuk terlibat dalam pengembangan proyek kereta api, sebagaimana permintaan Presiden Prabowo Subianto. 

Terpisah, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa jaringan kereta api di Sumatra saat ini masih terpisah-pisah dan belum saling terhubung secara menyeluruh. 

Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam mewujudkan sistem transportasi berbasis rel yang terintegrasi di pulau tersebut. 

Bobby menyebut, panjang jalur yang akan dikembangkan pada tahap awal itu mencapai sekitar 478 kilometer. 

Saat ini, KAI tengah menyiapkan detail engineering design (DED) sebagai bagian dari tahapan perencanaan proyek. 

Lebih lanjut, Bobby mengungkapkan kebutuhan investasi untuk membangun jaringan rel yang terhubung dari ujung ke ujung Pulau Sumatra diperkirakan mencapai puluhan miliar dolar AS. 

“Kalau totalnya itu [pembangunan jaringan rel] Sumatra, itu bisa sekitar 20 miliar dolar AS sampai dengan 25 miliar dolar AS atau sekitar Rp350 triliun dari ujung ke ujung,” kata Bobby  dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Rabu 3 Juni 2026.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya