Berita

Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menggelar aksi damai di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Mendagri Diminta Evaluasi Plt Gubernur Riau

Buntut Pernyataan soal MBG
RABU, 24 JUNI 2026 | 15:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sekelompok massa yang tergabung dalam Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menggelar aksi damai di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu 24 Juni 2026. Mereka mendesak Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dievaluasi.

JAN mengaku kecewa gara-gara Hariyanto membuat pernyataan turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau akibat program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menurut Koordinator JAN, Umar, Hariyanto terkesan tidak mendukung program MBG, sekaligus mengkambinghitamkan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut sebagai penyebab turunnya PAD Riau


"MBG ini harusnya menambah PAD karena APBN yang dialokasikan ke daerah dalam bentuk dana ke SPPG tentunya akan membayar pajak pembelian berbagai kebutuhan SPPG, bukan malah mengurangi PAD," ujar Umar kepada wartawan. 

"Jangan karena kegagalan meningkatkan PAD lalu mengkambinghitamkan program nasional tersebut," sambungnya.

Secara terpisah, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto meluruskan pemberitaan yang menyebut dirinya menyalahkan Program MBG, sebagai penyebab turunnya retribusi daerah.

Klarifikasi itu disampaikan SF Hariyanto kepada wartawan, sehari setelah Rapat Paripurna DPRD Riau yang membahas laporan Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pajak Daerah.

“Saya ini perlu meluruskan. Kami mendukung Program MBG karena sejalan dengan semangat efisiensi," kata Hariyanto, Rabu 24 Juni 2026.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya