Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Tekno

Meta Incar Kue Bisnis Prediction Market Lewat Proyek Arena

RABU, 24 JUNI 2026 | 12:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg, dilaporkan sedang memobilisasi tim internalnya untuk menggarap aplikasi prediction market (pasar prediksi). 

Platform ini dirancang agar pengguna bisa berspekulasi mengenai hasil berbagai peristiwa, mulai dari dinamika politik, pergeseran ekonomi, hingga ajang olahraga.

Laporan New York Times mengatakan, bahwa menurut sumber yang familier dengan proyek ini, aplikasi yang diberi nama sandi Arena tersebut akan beroperasi secara mandiri, terpisah dari ekosistem utama Meta (Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger).


Langkah Meta ini dipicu oleh lonjakan nilai ekonomi yang luar biasa pada industri prediction market dalam beberapa tahun terakhir, yang dipelopori oleh platform seperti Polymarket dan Kalshi. 

Sektor ini terbukti menjadi mesin pencetak uang yang sangat massif, di antaranya terjadi onjakan volume transaksi. Pada tahun 2025, volume transaksi gabungan Kalshi dan Polymarket menyentuh angka 50 miliar Dolar AS. Hanya dalam waktu setahun, nilainya meroket tajam melampaui 130 miliar Dolar AS. 

Operator di industri ini mendulang keuntungan besar dari biaya transaksi (transaction fees) yang dipotong dari setiap taruhan pengguna. Hal inilah yang menjadi daya tarik ekonomi utama bagi Meta untuk membuka keran pendapatan baru.

Sebagai strategi awal untuk memitigasi risiko, Arena diperkirakan menggunakan sistem poin virtual tanpa melibatkan uang tunai. Meski demikian, Meta tidak menutup peluang untuk mengintegrasikan taruhan uang riil di masa depan demi memaksimalkan potensi monetisasinya.

Arena sendiri merupakan bagian dari diversifikasi produk eksperimental Meta, berdampingan dengan proyek lain seperti Meta Photos, —sebuah aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk pembuatan konten media baru.

Bagi Meta, meniru tren pasar yang bernilai tinggi adalah strategi pertumbuhan yang lumrah. Zuckerberg konsisten mengadopsi fitur-fitur populer kompetitor demi mempertahankan dominasi ekonominya. Namun, strategi meluncurkan aplikasi mandiri ini membawa risiko investasi yang tidak kecil. Melalui divisi New Product Experimentation, Meta pernah membakar modal untuk merilis aplikasi podcast, perjalanan, musik, hingga kencan yang sebagian besar gagal total di pasar.

Meta sebenarnya pernah menguji pasar prediksi lewat aplikasi Forecast saat awal pandemi. Menggunakan sistem poin, proyek ini akhirnya disuntik mati pada 2022 karena kurang menghasilkan dampak ekonomi bagi perusahaan. 

Sumber internal Meta menyebutkan bahwa Arena masih dalam fase pengembangan awal dan belum ada kepastian apakah akan dilepas ke pasar global. Kendati demikian, langkah taktis ini menegaskan ambisi ekonomi Zuckerberg: terus memburu sumber pertumbuhan baru dan beradaptasi dengan pergeseran perilaku konsumen demi menjaga takhta Meta sebagai raksasa media sosial terbesar di dunia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya