Berita

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga (Foto: Istimewa)

Politik

Cuma Golkar yang Ingin Prabowo-Gibran Dua Periode, Parpol Lain Ogah!

RABU, 24 JUNI 2026 | 10:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan penuh Joko Widodo (Jokowi) kepada Prabowo-Gibran dua periode, agaknya disambut dingin oleh mayoritas partai politik.

Pasalnya, selain Partai Gerindra yang belum merespons, enam parpol lainnya seperti Partai Demokrat, Nasdem, PKB, PKS, Golkar dan PAN, hanya fokus mendukung suksesi pemerintahan Prabowo Subianto. 

“Dari enam partai ini hanya Golkar yang secara tegas menyatakan dukungan kepada Prabowo-Gibran. Sementara partai lainnya hanya memberi dukungan kepada Prabowo saja,” kata Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada wartawan, Rabu, 24 Juni 2026.


Adapun, kata Jamiluddin, PDIP secara tegas ogah memikirkan Pemilu 2029 karena masih terlalu dini untuk menyoal capres-cawapres.

“Jadi, mayoritas partai di Senayan umumnya belum merespon positif atas permintaan dukungan untuk Prabowo-Gibran dua periode,” tegasnya.

Menurut Jamiluddin, terlepas dari kritik yang ditujukan kepada Prabowo, setidaknya kinerjanya jauh lebih nyata. Bahkan programnya yang berpihak kepada rakyat satu per satu terealisir.

“Bahkan dalam waktu singkat kinerja Prabowo di bidang pertanian tampak nyata. Setidaknya Indonesia berhak menyandang swasembada padi (beras). Ini tentu prestasi, karena dalam sejarah Indonesia baru dua kali terjadi swasembada beras, yaitu di era Soeharto dan Prabowo,” katanya.

Berbeda halnya dengan Gibran, Jamiluddin menyebut putra sulung mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu hingga saat ini dinilai masih minus prestasi. Gibran memang banyak berkunjung ke berbagai daerah, namun tidak diketahui tindak lanjut dari kunjungannya.

“Hal yang sama juga terlihat dari layanan pengaduan Lapor Mas Wapres. Masyarakat tidak mengetahui berapa banyak pengaduan yang mendapat solusi,” katanya.

Atas dasar itu, hingga saat ini memang sulit untuk menyebutkan kinerja Gibran. Sebab, masyarakat praktis tidak mengetahui apa yang dikerjakan Gibran sebagai Wapres.

“Jadi, wajar kiranya bila banyak partai hanya memberi dukungan dua periode kepada Prabowo. Apalagi dalam sejarah Indonesia, penentuan Wapres memang lebih banyak diserahkan kepada capresnya,” pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya