Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Dolar AS Sentuh Puncak Tertinggi Setahun,

RABU, 24 JUNI 2026 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada akhir perdagangan Selasa 24 Juni 2026, didorong oleh meningkatnya keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat. 

Arus dana ke aset aman juga bertambah di tengah tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Pelaku pasar menilai pertemuan kebijakan The Fed pekan lalu, yang menjadi pertemuan pertama di bawah kepemimpinan Ketua baru Kevin Warsh, mengirimkan sinyal yang lebih hawkish dibandingkan perkiraan sebelumnya. Meski tekanan inflasi global mulai mereda seiring turunnya harga minyak, investor kini semakin memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.


Data CME FedWatch menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Juli melonjak menjadi 36,3 persen, dari hanya 8,5 persen sepekan sebelumnya. Peluang kenaikan pada September juga meningkat signifikan menjadi 69,1 persen, dibandingkan 29,1 persen sebelumnya.

Head of Trading and Structured Products Moneycorp, Eugene Epstein, mengatakan penguatan greenback mencerminkan penyesuaian ekspektasi investor terhadap prospek suku bunga AS yang lebih tinggi. Menurutnya, dampak perubahan ekspektasi tersebut telah menjalar ke berbagai kelas aset, mulai dari saham, emas, hingga pasar valuta asing.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur pergerakan Dolar terhadap enam mata uang utama dunia, naik 0,38 persen menjadi 101,39, setelah sempat menyentuh 101,42, level tertinggi sejak Mei 2025. 

Di saat yang sama, Euro melemah 0,41 persen ke 1,138 Dolar AS dan sempat turun ke 1,1374 Dolar AS, posisi terendah sejak Juni 2025.

Di Inggris, Poundsterling turun 0,45 persen menjadi 1,3187 Dolar AS di tengah proses transisi pemerintahan pasca-pengunduran diri Perdana Menteri Keir Starmer. Yen Jepang juga masih berada dalam tekanan, dengan Dolar AS menguat tipis menjadi 161,55 yen. 

Level 161,96 dipandang sebagai batas teknikal penting yang dapat membawa yen ke titik terlemahnya sejak 1986 apabila berhasil ditembus.

Pemerintah Jepang sendiri terus mencermati gejolak pasar valuta asing. Menteri Keuangan Satsuki Katayama dilaporkan telah berdiskusi secara daring dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengenai volatilitas nilai tukar dan kemungkinan langkah kebijakan untuk meredam pelemahan yen yang berlebihan.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya