Berita

Pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kota Pasuruan. (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

SELASA, 23 JUNI 2026 | 23:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Proses pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sudah memasuki tahap final dan ditargetkan mulai beroperasi pada 14 Juli mendatang.

Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Deska mengatakan, progress pembangunan Sekolah Rakyat di Purworejo, Kota Pasuruan, sudah mencapai 80,921 persen per Rabu, 17 Juni 2026. 

Dengan tenggat waktu yang tersisa dia optimistis pembangunan bakal rampung. 


"Secara realistis Juli kita kejar," ujar Deska dalam keterangan tertulis Kemensos, dikutip Selasa, 23 Juni 2026. 

Optimisme Deska bukan tanpa dasar, lantaran selaras dengan kondisi nyata di lapangan. Pantauan di lapangan, ruang kelas, ruang guru, asrama, kantin, serta fasilitas lain seperti rumah pompa, dan lapangan sudah terlihat rapi. 

Begitu pula dengan aula serba guna dan masjid yang sudah masuk tahap finishing. Bahkan, fasilitas ramah disabilitas seperti tangga ramp dan guiding block di lantai sudah terpasang. 

Untuk mengejar target, sebanyak 1.408 pekerja diterjunkan dengan durasi kerja 16 jam sehari. 

Di tempat berbeda, kondisi serupa juga terlihat di Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Pasuruan yang berlokasi di Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan. Di atas lahan seluas 6 hektare lebih tersebut sudah berdiri kokoh ruang-ruang kelas, asrama, perpustakaan, masjid, serta fasilitas pendukung lainnya. 

"Progress (pembangunan) sudah mencapai 82,28 persen per hari ini," jelas Mahendra, Site Engineer Manager PT Nindya Karya. 

Dengan sisa waktu yang ada serta sumberdaya yang tersedia dia optimistis bisa mencapai target penyelesaian proyek pada Juli mendatang. 

Melihat kesiapan bangunan yang ada, Kepala Sekolah SRMP 28 Kota Pasuruan Yuli Prihatini menjelaskan telah menyusun jadwal perpindahan guru, tenaga pendidik, dan siswa ke lokasi permanen di Purworejo. 

Di tempat baru tersebut nanti akan ditempati 50 siswa SMP yang sudah existing dan tambahan sekitar 270 siswa baru. "(Dari) sisi fisik bangunan luar biasa, Alhamdulillah," kata Yuli. 

Lontaran serupa disampaikan Kepala Sekolah SRT 48 Kabupaten Pasuruan Iqbal Tawakal dan Kepala Sekolah SRT 3 Pasuruan Julianto, yang akan menempati Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Pasuruan. 

Keduanya bersyukur proses pembangunan berjalan lancar dan siap boyongan jelang open house Sekolah Rakyat dan MPLS pada medio Juli mendatang. Open house akan menghadirkan para calon siswa, orangtua calon siswa, serta masyarakat sekitar untuk melihat langsung kondisi utuh Sekolah Rakyat permanen. 

"Tanggal 11 Juli pindahan, semoga mulai bisa tempati asrama, sekolah, dan kantin," harapnya seraya menjelaskan nanti sekolah akan ditempati total 240 siswa. 

Menutup agenda peninjauan, Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH bersyukur proses pembangunan telah memasuki fase akhir. Dia berharap pembangunan terus berjalan lancar sehingga agenda masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dan open house Sekolah Rakyat berjalan sesuai jadwal. 

"Tinggal kemudian mengawal fase krusial transisi operasional dari sekolah rakyat rintisan ke sekolah rakyat permanen," tuturnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya