Berita

Logo PDIP. (Foto: RMOL)

Politik

Parpol Lain Tak Berani Kritik PDIP Saat Masih Berkuasa

MINGGU, 21 JUNI 2026 | 09:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap politik PDIP yang dinilai belum menunjukkan posisi yang jelas terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menjadi sorotan sejumlah partai politik pendukung pemerintah.

Setelah Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengkritik sikap politik PDIP yang dianggap abu-abu, kritik serupa juga datang dari politisi Partai Nasdem Ahmad Sahroni dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji.

Menanggapi hal itu, Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai kondisi tersebut merupakan konsekuensi politik yang lazim dialami partai yang berada di luar pemerintahan.


"PDIP adalah partai yang kalah dalam Pilpres dan tidak bergabung dengan pemerintahan. Dalam konteks politik Indonesia, wajar jika kemudian menjadi sasaran kritik dari partai-partai pendukung pemerintah," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Minggu, 21 Juni 2026.

Menurutnya, partai yang memilih berada di luar kekuasaan kerap menjadi objek kritik dari kelompok pendukung pemerintah. Namun Adi menilai situasi akan berbeda jika PDIP berada dalam posisi sebagai partai penguasa.

"Coba kalau PDIP menjadi partai penguasa. Saya kira tidak banyak yang berani mengkritik PDIP sebagai partai yang abu-abu, tidak konsisten, atau tidak gentleman. Dulu ketika PDIP menjadi kekuatan utama pemerintahan dan belum pecah kongsi dengan Jokowi, hampir tidak ada partai politik yang berani mengkritik secara terbuka seperti sekarang," jelasnya.

Selain faktor posisi politik PDIP yang berada di luar pemerintahan, Adi melihat kritik dari PKB, Nasdem, dan Golkar juga berkaitan dengan berkembangnya dugaan keterlibatan kader atau elemen tertentu dari PDIP dalam sejumlah aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kebijakan pemerintah.

Menurutnya, berbagai pertanyaan publik dan pemberitaan media mengenai kemungkinan adanya keterlibatan kader PDIP dalam gerakan demonstrasi menjadi latar belakang munculnya kritik tersebut.

"Itulah yang menjadi salah satu asbab sehingga partai-partai pendukung pemerintah seperti PKB, Nasdem, dan Golkar secara moral dan politik mempertanyakan sikap PDIP. Mereka ingin mengetahui secara jelas posisi politik PDIP terhadap pemerintahan saat ini," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya