Berita

Menlu Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Sugiono: Perjanjian Damai AS-Iran Bukti Dialog Efektif Jaga Stabilitas Dunia

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 13:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan pentingnya diplomasi dan dialog dalam menjaga stabilitas global di tengah dinamika konflik internasional yang masih bergejolak. 

Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Pleno KTT Peringatan 35 Tahun ASEAN-Rusia di Kazan, Kazan, Kamis waktu setempat, 18 Juni 2026.

Menlu Sugiono menilai perkembangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran melalui penandatanganan MoU menuju penghentian perang merupakan sinyal positif bagi upaya penyelesaian konflik global. 


Langkah tersebut dipandang memperkuat keyakinan bahwa jalur damai masih menjadi opsi paling rasional dalam meredam ketegangan antarnegara.

“Kami menyambut baik penandatanganan MoU antara Amerika Serikat dan Iran menuju de-sekalasi dan penyelesaian konflik secara damai. Ini menunjukkan bahwa dialog tetap menjadi jalan yang paling efektif," ujar Sugiono.

Meskipun terdapat kemajuan diplomatik di sejumlah kawasan, Indonesia stabilitas global masih menghadapi banyak ujian yang kompleks dan multidimensi. 

Termasuk tantangan kemanusiaan di Palestina yang belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan signifikan.

“Namun, Indonesia tetap sangat prihatin dengan bencana kemanusiaan yang terus berlanjut di Palestina," ujarnya.

Menlu RI menyerukan penguatan kerja sama lintas kawasan, termasuk antara ASEAN dan Rusia, guna memastikan perdamaian dan stabilitas dapat terus dipromosikan secara berkelanjutan di berbagai wilayah dunia.

“ASEAN dan Rusia harus terus bekerja sama untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di mana pun tantangan muncul," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya