Berita

Menlu RI Sugiono di KTT ASEAN-Rusia (Foto: Kemlu RI)

Global

Sugiono: KTT ASEAN-Rusia Penting untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 12:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa KTT Peringatan 35 Tahun ASEAN-Rusia menjadi forum strategis dalam memperkuat ketahanan energi dan pangan kawasan di tengah ketidakpastian global. 

Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Pleno KTT Peringatan ASEAN-Rusia di Kazan, Kamis waktu setempat, 18 Juni 2026.

Sugiono menyoroti pentingnya pemanfaatan pengalaman Rusia di sektor energi sebagai basis penguatan kerja sama teknologi dan kapasitas sumber daya manusia ASEAN.


“Pengalaman Rusia yang luas di bidang ini memberikan landasan yang kuat untuk kerja sama. Kami mengupayakan kemitraan yang dibangun di atas transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan standar keselamatan internasional tertinggi," paparnya. 

Dikatakan Menlu, Indonesia menempatkan ketahanan energi sebagai prioritas utama, termasuk melalui percepatan transisi menuju sumber energi baru dan terbarukan.

“Kami mempercepat pengembangan energi terbarukan dan mengeksplorasi semua opsi yang tersedia, termasuk penggunaan teknologi nuklir sipil yang aman dan damai," kata dia.

Selain energi, isu ketahanan pangan juga menjadi perhatian utama, terutama terkait stabilitas pasokan biji-bijian dan pupuk bagi kawasan ASEAN.

“Sama pentingnya adalah peran Rusia sebagai produsen utama biji-bijian dan pupuk. Kita harus bekerja sama untuk memastikan pasokan yang stabil dan dapat diprediksi ke pasar ASEAN," tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Sugiono menekankan pentingnya mendorong integrasi ekonomi antarwilayah di luar sektor energi dan pangan, termasuk penguatan konektivitas ASEAN-Eurasia untuk meningkatkan ketahanan dan membuka peluang pertumbuhan baru. 

“Konektivitas yang lebih besar antara ASEAN dan Eurasia dapat meningkatkan ketahanan dan menciptakan peluang baru untuk pertumbuhan," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya