Berita

Representative Image (Foto: AI)

Dunia

Indonesia dan Tujuh Negara Muslim Kutuk Aksi Pemukim Ilegal Israel di Ramallah

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 10:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia bersama Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab mengutuk keras aksi kekerasan yang terus meningkat dilakukan pemukim ilegal Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. 

Kecaman itu disampaikan dalam pernyataan bersama para Menteri Luar Negeri delapan negara pada Kamis, 18 Juni 2026, menyusul serangan terbaru terhadap dua masjid di wilayah utara Ramallah.

Serangan tersebut menargetkan Masjid Agung di desa Jiljilya dan Masjid Al-Farouq di desa Mazar’a al-Nubani. 


Delapan negara menilai tindakan itu tidak hanya menyerang warga sipil, tetapi juga mencederai kesucian tempat ibadah dan melanggar berbagai ketentuan hukum internasional yang berlaku.

“Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap kesucian tempat-tempat ibadah dan situs-situs keagamaan, hukum internasional termasuk hukum humaniter internasional, serta resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan,” demikian pernyataan bersama para menteri luar negeri.

Selain mengecam serangan terhadap masjid, para menteri juga menegaskan penolakan mutlak terhadap tindakan para pemukim Israel dan berbagai kebijakan yang mereka sebut ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.

Menurut mereka, langkah-langkah tersebut telah memperparah ketidakstabilan, memicu kekerasan dan ekstremisme, serta merusak berbagai upaya internasional untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan.

Dalam pernyataan itu, Israel sebagai Kekuatan Pendudukan dinyatakan bertanggung jawab atas serangan-serangan yang terjadi. 

Delapan negara tersebut juga mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah nyata guna menghentikan eskalasi yang terus berkembang di Tepi Barat.

“Para Menteri mengulangi seruan mereka kepada komunitas internasional untuk menegakkan tanggung jawab hukum dan moralnya serta memaksa Israel menghentikan eskalasi berbahayanya di Tepi Barat yang diduduki, mengakhiri praktik-praktik ilegalnya, menghentikan kekerasan pemukim, menuntut pertanggungjawaban pelaku kejahatan ini, dan memastikan bahwa mereka tidak menikmati impunitas,” lanjut pernyataan tersebut.

Para Menteri Luar Negeri juga menegaskan kembali solidaritas mereka terhadap rakyat Palestina serta dukungan penuh terhadap hak-hak nasional bangsa Palestina, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara yang merdeka serta berdaulat berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. 

Mereka turut menyatakan dukungan terhadap seluruh upaya yang bertujuan mengakhiri pendudukan Israel dan mewujudkan perdamaian yang adil, langgeng, dan komprehensif melalui solusi dua negara sesuai hukum internasional, resolusi PBB, dan Inisiatif Perdamaian Arab.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya