Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Teknologi dan Chip Hijaukan Wall Street

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 08:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat setelah investor kembali memburu saham-saham teknologi dan semikonduktor, sehari setelah pasar sempat tertekan akibat sinyal Federal Reserve (The Fed) yang masih membuka peluang kenaikan suku bunga pada tahun ini.

Pada penutupan Kamis, 18 Juni 2026, pergerakan indeks utama Wall Street menunjukkan pemulihan yang cukup solid. Indeks S&P 500 naik 1,08 persen dan ditutup di level 7.500,58. Sementara Nasdaq Composite melonjak 1,91 persen ke 26.517,93, didorong oleh kenaikan saham-saham teknologi. Adapun Dow Jones Industrial Average menguat tipis 72,15 poin atau 0,14 persen menjadi 51.564,70.

Penguatan pasar terutama ditopang oleh sektor semikonduktor. Saham Intel melonjak 10,6 persen setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa perusahaan tersebut akan bekerja sama dengan Apple dalam perancangan chip di Amerika Serikat. Sentimen positif itu juga mengangkat saham perusahaan chip lainnya, seperti Nvidia yang naik sekitar 3 persen dan Micron Technology yang melesat hampir 9 persen.


Kinerja sektor semikonduktor tercermin dari lonjakan lebih dari 6 persen pada iShares Semiconductor ETF (SOXX), yang menjadi salah satu pendorong utama kenaikan Nasdaq.

Sebelumnya, Wall Street mengalami tekanan pada Rabu setelah hasil rapat Federal Reserve memunculkan kekhawatiran bahwa suku bunga masih berpotensi naik. Dalam proyeksi terbaru, sembilan dari 18 pejabat The Fed memperkirakan suku bunga akan meningkat pada 2026.

Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga selama konferensi pers pasca-rapat. Pernyataan tersebut dianggap pasar sebagai sinyal bahwa bank sentral masih cenderung berhati-hati terhadap inflasi.

Meski demikian, sejumlah data ekonomi yang cukup kuat membantu mengembalikan optimisme investor. Klaim tunjangan pengangguran AS hanya naik tipis menjadi 226.000, masih sejalan dengan ekspektasi pasar. Sementara itu, aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia meningkat lebih tinggi dari perkiraan pada Juni.

Di sisi lain, sektor energi justru menjadi penekan pasar setelah harga minyak turun tajam. Penurunan harga minyak terjadi menyusul kesepakatan antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Akibatnya, saham perusahaan energi seperti Exxon, Chevron, ConocoPhillips, dan Occidental Petroleum melemah lebih dari 2 persen.

Secara mingguan, Wall Street juga membukukan kinerja positif. S&P 500 naik 0,9 persen dan mencatat kenaikan pada 11 dari 12 pekan terakhir. Dow Jones bertambah 0,7 persen, sedangkan Nasdaq menjadi yang terbaik dengan lonjakan 2,4 persen sepanjang pekan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya