Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Setwapres)

Nusantara

Tinjau Pasar Lama Mbongawani

Wapres Dorong Percepatan Operasional dan Penguatan Ekonomi Rakyat

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 05:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis 18 Juni 2026. 

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional pasar modern yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres menekankan pentingnya percepatan pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.


Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Ende, Mohamad Syahrir menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah masih menyelesaikan proses administrasi serah terima aset sebelum pasar mulai dioperasikan.

“Rencananya, setelah proses serah terima selesai, dalam satu hingga dua hari kami sudah bisa menempatkan kembali pedagang-pedagang,” ujar Mohamad Syahrir dalam keterangan terpisah.

Ia menambahkan, Pasar Lama Mbongawani merupakan pasar kering yang menjadi bagian dari pengembangan kawasan perdagangan di Ende. Sementara itu, pembangunan pasar basah yang berlokasi tidak jauh dari area revitalisasi masih membutuhkan dukungan lanjutan dari pemerintah pusat.

“Ini pembangunan pasar kering. Adapun pasar basah yang menjadi pasar induk lokasinya sekitar 50 meter dari sini. Tadi kami juga telah menyerahkan proposal untuk mendukung pembangunan lanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Ende Yosef Badeoda menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wapres yang dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan ekonomi daerah.

“Bapak Wapres berpesan agar seluruh program-program pemerintah pusat didorong, didukung, dan dilaksanakan sebaik mungkin dengan melibatkan seluruh masyarakat, agar persoalan-persoalan yang ditemukan di tengah masyarakat dapat teratasi dengan baik,” ujar Yosef.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya