Berita

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevri Sitorus (Foto: Parlementaria)

Politik

Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP Nilai Kemarahan Mahasiswa Sedang Memuncak

KAMIS, 18 JUNI 2026 | 10:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi protes dan interupsi yang dilakukan mahasiswa diskusi Total Politik di Universitas Gadjah Mada (UGM) bertajuk “Kodar Bareng Mas Dar” terus menuai pro kontra. 

Diskusi tersebut hadir sebagai narasumber Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko.

Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menilai hal itu patut disayangkan. Namun, menurutnya, insiden tersebut sulit dihindari mengingat akumulasi kemarahan dan gerakan mahasiswa yang tengah memuncak.


"Dalam kondisi normal dan secara etis, kejadian itu patut disayangkan terjadi. Tetapi kalau kita bicara konteks di mana akumulasi kemarahan dan gerakan mahasiswa sedang memuncak, kejadian itu sulit dihindarkan," kata Deddy kepada wartawan, Kamis, 18 Juni 2026.

Deddy yang juga Anggota DPR RI Fraksi PDIP ini justru mempertanyakan pemilihan waktu dan lokasi kegiatan yang dinilainya tidak mempertimbangkan dinamika yang sedang berkembang.

"Kesannya seolah menantang dan tak peduli. Seharusnya kegiatan sosialisasi atau propaganda itu dilakukan jauh hari agar pesan tersampaikan. Atau nanti setelah keadaan lebih kondusif untuk menyampaikan respon pemerintah terhadap aspirasi mahasiswa. Jadi jelas-jelas kegiatan ini sejak awal berpotensi menimbulkan gesekan,” katanya.

Deddy juga menilai sosok Budiman Sudjatmiko tidak lagi dapat dipandang sebagai representasi aktivis. Meskipun, ketika era Orde Baru Soeharto Budiman Sudjatmiko sangat vokal mengkritik pemerintah.

"Soal Budiman saya kira sudah terang benderang tidak bisa dilihat sebagai aktivis. Dia sudah lama meninggalkan dunia pergerakan itu sejak terjun dalam politik dan selama 12 tahun terakhir di pusat kekuasaan. Jadi menurut saya, Budiman dan para mahasiswa punya jarak dan tembok pemisah yg cukup jauh dan tinggi. Bahkan cenderung berbeda secara diametral. Jadi itulah yg kemudian termanifestasi dalam kericuhan itu dan seharusnya bisa dihindarkan jika kegiatannya dilakukan pada waktu atau tempat yg berbeda,” ujarnya.

Deddy yang juga Politikus PDIP ini menyarankan agar Budiman Sudjatmiko merefleksikan posisinya saat ini dibandingkan ketika masih menjadi aktivis.

"Tanya saja sama Budiman, apa yang akan dia lakukan jika dia ada dalam posisi seperti mahasiswa itu di waktu lalu? Dia tidak bisa lagi berpikir romantik dan nostalgik seolah punya deposito abadi sebagai aktivis. Dia sudah menjadi bagian dari kekuasaan, cenderung menikmati dan telah mengubah cara pikir serta posisinya. Sepertinya dia tidak sadar itu karena posisinya sebagai mantan aktivis adalah satu-satunya nilai tukar yang dia pakai untuk berada di lingkar kekuasaan,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya