Berita

Diskusi di UGM yang berakhir kisruh (Foto: Istimewa)

Politik

Debat Mahasiswa dengan Menteri Justru Dongkrak Citra Pemerintahan Prabowo

RABU, 17 JUNI 2026 | 11:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peristiwa yang viral di media sosial terkait adu argumentasi antara mahasiswa dengan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid di lingkungan kampus menuai beragam tanggapan. 

Pengamat politik dari Universitas Siliwangi, Randi Muchariman, menilai dinamika tersebut justru memberikan keuntungan bagi kedua menteri dan berdampak positif terhadap citra pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Randi, ruang publik dan lingkungan akademik sejatinya menjadi tempat berlangsungnya diskusi yang berbasis data, argumentasi, dan kajian ilmiah. Namun, dalam peristiwa tersebut, ia menilai dialog yang terjadi lebih menyerupai perdebatan tanpa landasan argumentasi yang kuat.


"Ketika ada mahasiswa yang menantang untuk berdiskusi, ternyata yang terjadi bukan diskusi atau diskursus ilmiah, melainkan debat kusir. Ini menunjukkan bahwa kajian yang disiapkan mahasiswa masih kurang mendalam," ujar Randi dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa pejabat publik harus siap hadir dan diuji di ruang-ruang publik, termasuk di kampus. Karena itu, kehadiran para menteri dalam forum akademik patut diapresiasi sebagai bentuk keterbukaan terhadap kritik dan dialog.

Meski demikian, Randi menyayangkan respons sebagian mahasiswa yang dinilainya kurang menunjukkan tradisi akademik yang kuat. Ia juga menilai tidak menutup kemungkinan adanya pengaruh kepentingan tertentu yang ikut mewarnai dinamika tersebut.

"Kalau kita berbicara lebih jauh, bisa saja terdapat bernagai kepentingan, baik disadari atau tidak, ada dominasi, hegemonis, dan seterusnya. Tapi singkatnya, yang menang dari dinamika ini adalah kedua menteri tersebut. Ini menaikkan citra positif dari pemerintahan dan kepemimpinan Prabowo," tambah pendiri Chanel Youtube Akal Politik tersebut. 

Sebagai akademisi, Randi mengaku fenomena tersebut menjadi bahan refleksi bagi kalangan dosen dan perguruan tinggi. Menurutnya, peristiwa itu menjadi pengingat bahwa proses pendidikan, pembinaan, dan penguatan kapasitas berpikir kritis mahasiswa masih perlu terus ditingkatkan.

"Saya sebagai dosen ikut melakukan otokritik. Ketika melihat fenomena seperti ini, tentu ada evaluasi yang harus dilakukan. Artinya, dalam mendidik dan melatih mahasiswa, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya