Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN). (Foto: Istimewa)
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (DEMA PTKIN). (Foto: Istimewa)
Koordinator Pusat DEMA PTKIN Seluruh Indonesia, M. Miftahul Rizky menilai, peristiwa tersebut menjadi alarm bagi kondisi demokrasi dan kebebasan akademik di lingkungan perguruan tinggi, terutama ketika ruang dialog justru terhambat oleh tindakan yang berujung pada penghentian kegiatan diskusi.
"DEMA PTKIN Seluruh Indonesia menyampaikan keprihatinan sekaligus menegaskan pentingnya menjaga kampus sebagai ruang terbuka bagi pertukaran gagasan dan penyelesaian persoalan bangsa melalui jalur intelektual," kata Miftahul dalam keterangannya, Rabu, 17 Juni 2026.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
UPDATE
Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15
Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19
Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23