Berita

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

RABU, 17 JUNI 2026 | 09:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lonjakan harta kekayaan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan yang juga Dewan Pakar Partai Amanat Nasional (PAN), Hanif Faisol Nurofiq. menjadi sorotan karena mengalami kenaikan mencapai 900 persen dalam tiga tahun terakhir. 

Berdasarkan penelusuran RMOL pada data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 17 Juni 2026, menunjukkan bahwa saat masih menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan pada 2022, Hanif melaporkan total kekayaan sebesar Rp905.156.600.

Namun dalam laporan periodik 2025 setelah menjabat Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, total hartanya melonjak menjadi Rp8,945 miliar. Artinya, dalam kurun waktu tiga tahun, kekayaan Hanif bertambah Rp8.039.843.400,


Secara persentase, kenaikan tersebut mencapai sekitar 888 persen atau hampir 10 kali lipat dibandingkan posisi kekayaannya pada 2022.

Data LHKPN menunjukkan tren kenaikan yang sangat tajam. Pada 2022, total kekayaan Hanif masih berada di bawah angka Rp1 miliar. Setahun kemudian, saat menjabat Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, jumlah tersebut meningkat menjadi Rp2.802.197.150.

Kenaikan kembali terjadi setelah Hanif masuk ke dalam kabinet. Dalam laporan khusus awal menjabat pada Desember 2024, total kekayaannya tercatat sebesar Rp4,192 miliar.

Lonjakan terbesar terjadi pada laporan periodik 2025. Dalam waktu satu tahun, kekayaan Hanif meningkat menjadi Rp8,945 miliar atau bertambah Rp4,75 miliar dibandingkan laporan awal menjabat.

Berdasarkan dokumen LHKPN 2025, sebagian besar kekayaan Hanif berasal dari aset tanah dan bangunan. Ia tercatat memiliki dua bidang tanah dan bangunan yang berlokasi di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dengan total nilai mencapai Rp8 miliar.

Selain itu, Hanif melaporkan kepemilikan satu unit Toyota Corolla Altis tahun 2012 senilai Rp175 juta.

Kas dan setara kas yang dimiliki mencapai Rp770 juta. Sementara dalam laporan tersebut tidak tercantum surat berharga, harta bergerak lainnya maupun utang.

Dengan demikian, seluruh aset yang dimiliki langsung tercatat sebagai total kekayaan bersih sebesar Rp8,945 miliar.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya