Berita

Pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

BGN Tegaskan Tetap Jalankan Perintah Presiden Lanjutkan MBG

SENIN, 15 JUNI 2026 | 19:59 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons tuntutan mahasiswa yang meminta pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam aksi demonstrasi yang digelar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari menegaskan pihaknya tetap menjalankan program tersebut sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, sembari melakukan berbagai pembenahan agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan efisien.

"Kalau kami, ya kami kan diangkat untuk menjalankan perintah. Bahwa masyarakat pro-kontra dan sebagainya itu hal yang memang wajar di dalam negara demokrasi," kata Arum usai rapat tertutup dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan.


Arum mengatakan tugas BGN saat ini adalah memperbaiki tata kelola program, mulai dari penataan penerima manfaat, pembenahan data, hingga evaluasi dapur MBG.

Menurutnya, program MBG tetap dibutuhkan karena masih banyak kelompok rentan yang memerlukan intervensi gizi, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak usia dini.

"Tapi kalau saya, Pak Trenggono, diangkat dan diperintah Bapak Presiden untuk memperbaiki BGN. Itu yang kami lakukan," tegasnya.

Sebelumnya, penghentian program MBG menjadi salah satu tuntutan yang disuarakan mahasiswa dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta pada Jumat, 12 Juni 2026 dan Senin, 15 Juni 2026.

Selain meminta program MBG dihentikan, massa aksi juga menuntut pemerintah menghentikan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, serta menghentikan pemborosan APBN.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya