Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Produksi Domestik Tertinggal, Pemerintah Kejar Swasembada Susu

SENIN, 15 JUNI 2026 | 09:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah mendorong percepatan penyusunan dan implementasi roadmap kemandirian susu nasional sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor serta memperkuat ketahanan pangan berbasis protein hewani.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, penguatan sektor persusuan nasional harus dilakukan secara terintegrasi mulai dari hulu hingga hilir agar mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat.

"Langkah kita semua, kegotongroyongan kita semua, untuk segera menyelesaikan roadmap produksi susu mulai dari hulu hingga hilir, wajib segera kita lakukan," kata Hanif di Jakarta, dikutip Senin 15 Juni 2026. 


Hanif mengungkapkan produksi susu nasional saat ini masih jauh dari kebutuhan. Indonesia baru mampu menghasilkan sekitar 1 juta ton susu per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai sekitar 4 juta ton per tahun.

"Itu berarti lebih dari 80 persen kebutuhan masih dipenuhi dari impor. Maka langkah-langkah kita semua untuk segera menyelesaikan roadmap produksi susu menjadi sangat penting," ujarnya.

Menurut Hanif, kondisi tersebut menunjukkan perlunya langkah percepatan untuk memperkuat produksi domestik sekaligus meningkatkan daya saing industri persusuan nasional.

Selain peningkatan produksi, pemerintah juga mendorong hilirisasi dan integrasi industri sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem persusuan nasional. Penguatan investasi dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat pertumbuhan sektor ini.

"Hilirisasi dan integrasi menjadi sangat penting. Semua harus kita gotong royong, tidak bisa kita sendirian," tambahnya.

Hanif juga menyoroti posisi konsumsi susu Indonesia yang masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, peningkatan konsumsi dan penguatan produksi harus berjalan beriringan agar industri susu nasional dapat berkembang lebih kuat.

"Di ASEAN saja, kita nomor enam atau nomor tujuh. Masih di bawah Vietnam, masih di bawah Singapura, masih di bawah Malaysia. Maka yang paling penting adalah terus melakukan sosialisasi sehingga tumbuh minat yang cukup besar, membangun iklim yang baik, dan menyelesaikan roadmap-nya," beber Hanif.

Ia menegaskan keberhasilan roadmap kemandirian susu nasional membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, peternak, akademisi, dan masyarakat, Indonesia diharapkan mampu memperkuat produksi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor susu dalam jangka panjang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya