Berita

Sekretaris Pendiri IAW, Iskandar Sitorus. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

Kuasa Non-Litigasi John Field, Iskandar Sitorus Sampaikan Informasi ke KPK

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 16:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus menyampaikan sejumlah informasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal tersebut dalam kapasitasnya sebagai kuasa non-litigasi bos Blueray Cargo, John Field, terkait berbagai persoalan yang dihadapi perusahaan pasca operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Iskandar mengatakan, dirinya hadir memenuhi permintaan keterangan penyidik karena menerima kuasa dari John Field untuk menangani berbagai urusan di luar proses persidangan.


"Saya dipanggil sebagai saksi karena saya terima kuasa non-litigasi dari John Field terkait tindak pidana korupsi penyuapan yang dilakukan oleh tiga tersangka itu," kata Iskandar di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat, 12 Juni 2026.

Iskandar menerangkan, penyidik mendalami berbagai langkah yang dilakukannya sejak menerima kuasa tersebut, termasuk pendampingan terhadap perusahaan dalam menghadapi dampak operasional dan bisnis setelah kasus itu mencuat.

"Saya mendampingi Blueray untuk menghadapi hal-hal di luar pengadilan, termasuk jika ada komplain-komplain dari customer, lalu PHK dan lain-lain," ujar Iskandar.

Menurut dia, kondisi perusahaan mengalami perubahan signifikan setelah perkara tersebut bergulir. Dari sekitar 1.500 pegawai yang sebelumnya bekerja di Blueray Cargo, kini jumlahnya tersisa sekitar 115 orang.

Dalam kesempatan itu, Iskandar juga menjelaskan kepada penyidik berbagai informasi yang ditemukannya saat mempelajari dokumen dan data internal perusahaan selama menjalankan kuasa non-litigasi dari John Field.

"Tadi dieksplor sampai pada ketika saudara mendapat kuasa dari John Field itu, apa yang saudara lakukan?" ujar Iskandar menirukan pertanyaan penyidik.

Ia menegaskan fokus penugasannya dari John Field adalah membantu perusahaan menghadapi persoalan-persoalan yang timbul setelah kasus dugaan suap impor tersebut terungkap.

"Saya sebut bahwa saya itu menerima kuasa dari John Field untuk non-litigasi karena menangani banyak hal yang dialami oleh Blueray pasca tertangkap atau OTT itu," pungkas Iskandar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya