Berita

Aktris Zaskia Adya Mecca ikut turun ke jalan di Kawasan Bundaran HI Jakarta, Jumat, 12 Juni 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Politik

Zaskia Adya Mecca Ikut Demo: Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Menyelamatkan Negeri Ini?

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aktris Zaskia Adya Mecca turun langsung menunjukkan perhatian terhadap gejolak sosial-politik Tanah Air. Istri sutradara Hanung Bramantyo ini mendirikan posko logistik gratis untuk mendukung aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juni 2026.

Zaskia mengaku langkah ini diambil karena rasa gelisah melihat arah bangsa yang dinilainya sudah tidak beres.

"Ini karena kegelisahan ya. Kalau buat aku, melihat segala sesuatu yang enggak sreg sama hati dan rasanya kok salah gitu," ujar Zaskia di lokasi.


Menurutnya, diam bukan lagi pilihan di tengah situasi carut-marut negeri saat ini, baik dari sektor sosial, ekonomi, maupun politik.

"Rasanya kok kalau diam saja, kalau semua orang milih diam, siapa yang akan berbicara dan mencoba menyelamatkan dan membenarkan ini," cetusnya.

Pantauan di lokasi, posko logistik bentukan Zaskia bersama para relawan ini berdiri tepat di depan Grand Hyatt Jakarta (kawasan Bundaran HI). Berbagai bantuan mulai dari roti hingga air mineral tampak berjejer siap didistribusikan untuk para demonstran.

"Banyak banget (porsinya). Dari tadi pas kita buka posko di sini, Alhamdulillah setiap saat ada kiriman makanan dan minuman yang kita enggak tahu dari siapa. Ini akan terus datang. Intinya kita siap men-support adik-adik mahasiswa," tegas Zaskia.

Menariknya, di sekitar posko logistik tersebut, para relawan juga membentangkan spanduk bernada satir. Di antaranya bertuliskan "Snack Gratis dari rakyat untuk rakyat" dan "BENERAN GRATIS GAK PAKE UANG PAJAKMU".

Hingga pukul 14.10 WIB, massa mahasiswa dalam gelombang besar belum terlihat memadati poros Bundaran HI.

Aksi kali ini dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas Universitas Indonesia (UI). Ada lima tuntutan krusial yang dibawa, yakni: hentikan pemborosan APBN, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, stop militerisme di ranah sipil, dan desakan agar Presiden Prabowo Subianto mengakui kegagalan pemerintah.

Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan menegaskan, rapor merah dan tuntutan ini lahir murni dari jeritan hati masyarakat bawah yang terhimpit ekonomi.

"Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni," kata Yatalathof.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Thoriqoh itu Fokus ke Allah, Bukan ke Jokowi dan PSI

Selasa, 01 September 2026 | 05:52

Enam Program Prioritas Sektor Kelautan-Perikanan Jamin Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 01 September 2026 | 05:26

IAW Soroti Tersendatnya INA-24: Sampai Kapan Berlindung di Balik Warisan?

Selasa, 01 September 2026 | 04:53

Prabowo Terima KTA NU

Selasa, 01 September 2026 | 04:29

Onduline Siapkan Produk dan SDM Terbaik Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

Selasa, 01 September 2026 | 03:59

Tragedi Kelas Menengah, Terjepit dan Terlupakan

Selasa, 01 September 2026 | 03:47

Sempat 13 Hari Hilang Kontak di Laut, Awak KM El Malika Bersiap Kembali ke Rumah

Selasa, 01 September 2026 | 03:25

TNI Perkuat Penanganan Karhutla Melalui Penyuluhan

Selasa, 01 September 2026 | 02:55

Usung Konsep "Moving for Longevity", Fervid Pilates Studio Perluas Edukasi Komunitas

Selasa, 01 September 2026 | 02:42

Merawat Konsep Ekonomi-Politik Hatta

Selasa, 01 September 2026 | 02:20

Selengkapnya