Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman. (Foto: RMOL/ Hani Fatunnisa)

Politik

Dudung Bantah Terlibat Kasus MBG, Tegaskan Tak Miliki Dapur SPPG

JUMAT, 12 JUNI 2026 | 12:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dudung menegaskan dirinya tidak memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sebagaimana ramai dituduhkan di sejumlah platform media sosial.

Menurut Dudung, keterlibatannya selama ini hanya sebatas membantu menjembatani komunikasi antara pengelola pesantren dan Badan Gizi Nasional (BGN) agar para santri dapat menjadi penerima manfaat program MBG.


"Karena di pesantren itu kan ada santrinya empat ribu, ada yang lima ribu, sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya," ujar Dudung dalam keterangan tertulis, Jumat 12 Juni 2026. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu menjelaskan, sekitar enam hingga tujuh bulan lalu sejumlah pengurus pesantren meminta bantuannya agar pesantren mereka dapat terlibat dalam program MBG. Permintaan itu muncul karena jumlah santri yang mencapai ribuan orang dinilai memenuhi syarat untuk menjadi lokasi layanan dapur MBG.

Atas permintaan tersebut, Dudung kemudian mempertemukan pihak pesantren dengan Dadan Hindayana yang saat itu menjabat sebagai Kepala BGN.

Namun setelah proses perkenalan dilakukan, Dudung mengaku tidak lagi mengikuti perkembangan komunikasi maupun tindak lanjut program tersebut.

"Akhirnya saya sampaikan Pak Dadan, 'Oh silakan Pak nanti hubungi Pak Arif Nurahman staf saya'. Akhirnya silahkanlah mereka berhubungan. Mereka berhubungan saya sudah tidak mengerti apa-apa," tuturnya.

Dudung juga mengungkapkan bahwa hingga kini dapur SPPG yang sempat direncanakan tersebut bahkan belum dibangun.

"Rupanya sampai sekarang prosesnya pun belum selesai, bangunnya, dapurnya pun belum terbangun. Saya tanya Abah Junaidi dan sebagainya," katanya.

Pernyataan itu disampaikan Dudung untuk merespons beredarnya informasi di media sosial yang mencantumkan namanya dalam daftar sejumlah pejabat dan tokoh yang disebut-sebut terkait dengan dugaan korupsi tata kelola program MBG.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya