Rico Cepero bersama keluarga Haji Bolot (IG rico_cepero)
Seniman legendaris Betawi, Muhammad Sulaeman Harsono atau yang akrab disapa Haji Bolot, dikabarkan tengah terbaring sakit akibat serangan jantung.
Kabar ini memicu gelombang simpati dan doa dari rekan sesama artis serta masyarakat luas.
Dalam unggahan terbaru, presenter Rico Cepero melalui akun Instagram pribadinya menyampaikan bahwa dirinya baru saja menyambangi kediaman Haji Bolot di kawasan Tangerang Selatan untuk memantau kondisi sang komedian senior.
"Mohon doanya ya teman-teman untuk kesembuhan Haji Bolot. Dan saya bertemu dengan anak dan mantunya di kediaman Pak Bolot (sedang dalam perawatan di RS Fatmawati)," tulis Rico Cepero dalam unggahannya, Kamis 11 Juni 2026..
Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, komedian yang kini menginjak usia 84 tahun tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati setelah mengalami serangan jantung. Sang istri bahkan mengungkapkan bahwa Haji Bolot telah menunjukkan gejala sakit sejak akhir Mei 2026 lalu dan kini telah menjalani tindakan operasi.
Andre Taulany juga sempat menyampaikan keprihatinannya lewat unggahan Instagram Stories. "Mohon doa dan support-nya teman-teman untuk Pak H Bolot," tulis Andre.
Haji Bolot, yang lahir pada 5 Maret 1942, merupakan pilar penting dalam kelestarian lenong Betawi di Indonesia. Memulai karier sejak tahun 1992, ia sangat ikonik dengan karakter pria "budeg" yang secara ajaib mendadak lancar mendengar jika topiknya beralih ke uang, makanan, atau wanita.
Namun di balik kesederhanaan karakter yang ia mainkan di layar kaca, pria berusia 84 tahun ini adalah seorang mentor finansial yang sukses di kehidupan nyata. Haji Bolot dikenal sebagai juragan tanah dan pemilik lebih dari 100 pintu rumah kontrakan di area Tangerang Selatan.
Keberhasilan ekonominya ini ia dedikasikan sepenuhnya untuk keluarga. Haji Bolot diketahui membagikan masing-masing lima pintu kontrakan untuk setiap anaknya, serta mendirikan usaha laundry untuk sang istri. Tidak hanya itu, sang komedian juga dikenal sangat royal kepada cucu dan cicitnya, hingga memiliki kebiasaan ikonik selalu membawa segepok uang pecahan Rp10 ribu di kantongnya untuk dibagikan sebagai uang jajan.
Kini, di tengah perjuangannya melawan sakit, doa dan harapan mengalir deras agar sang juragan kontrakan yang jenaka ini bisa segera pulih dan kembali menghibur pemirsa Indonesia.