Berita

Kegiatan peningkatan kapasitas kehumasan dan jurnalistik pegawai Imigrasi Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juni 2026. (Foto: Dokumentasi Imigrasi Jaksel)

Nusantara

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 23:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas kehumasan dan jurnalistik bagi pegawai yang bertugas di bidang komunikasi publik. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan pengelolaan informasi serta meningkatkan kualitas komunikasi institusi kepada masyarakat.

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Daud Satrya Bhirawa, mengatakan bahwa kehumasan memiliki peran yang sangat strategis di tengah era keterbukaan informasi saat ini.


"Fungsi kehumasan menjadi salah satu kunci utama dalam membangun sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi. Karena itu, kemampuan komunikasi yang baik harus terus diperkuat," kata Daud dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurut dia, citra positif sebuah institusi tidak hanya dibangun melalui kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, tetapi juga melalui komunikasi publik yang efektif, transparan, dan mudah dipahami.

"Citra positif harus dibangun melalui informasi yang akurat dan terbuka. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai berbagai layanan dan kebijakan yang dijalankan institusi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Daud juga menegaskan bahwa setiap pegawai Imigrasi pada dasarnya merupakan representasi organisasi di mata publik. Oleh karena itu, seluruh jajaran memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga profesionalisme, integritas, dan nama baik institusi.

"Setiap insan Imigrasi adalah wajah organisasi. Sikap, perilaku, dan cara berkomunikasi akan memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi," tuturnya.

Melalui kegiatan yang menggandeng media VoiceIndonesia.co ini, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai strategi komunikasi publik, teknik pengelolaan informasi, hingga penguatan kemampuan dalam menghadapi dinamika isu yang berkembang di ruang digital.

Pemimpin Redaksi Voice Indonesia, Anton Sahadi, yang hadir sebagai pemateri menekankan pentingnya adaptasi humas pemerintah terhadap kecepatan arus informasi modern. 

Menurutnya, kemampuan menulis berita yang objektif dan menarik adalah kunci utama dalam menyampaikan keberhasilan program kerja ke masyarakat.

"Humas pemerintah saat ini tidak hanya dituntut untuk sekadar membagikan informasi, tetapi juga harus mampu mengemasnya dengan teknik jurnalistik yang kuat agar pesan yang disampaikan bernilai berita, menarik, dan mudah dipahami publik. Sinergi antara Imigrasi dan media ini adalah langkah tepat untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan edukatif," jelas Anton Sahadi.

Daud berharap kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan peserta dalam menjalankan fungsi kehumasan secara lebih efektif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan media saat ini.

"Kami ingin membangun sinergi yang kuat di seluruh jajaran untuk bersama-sama memperkuat citra positif Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi," ungkapnya.

Ia menambahkan, komitmen bersama tersebut menjadi bagian dari upaya nyata dalam mewujudkan institusi yang profesional, berintegritas, dan semakin dipercaya oleh masyarakat luas.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya