Berita

Mantan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Hukum

Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Cs Harus Periksa Nama-nama Besar

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kasus korupsi yang menyeret mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan sejumlah pimpinan lainnya, diminta untuk turut memeriksa nama-nama yang beredar.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA), Aminullah Siagian mengatakan, kasus dugaan korupsi yang menjerat Dandan Hidayana adalah kasus besar yang menyeret banyak nama besar.

"Kejagung (Kejaksaan Agung) harus mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya, periksa semua nama-nama besar yang terlibat dan pidanakan," ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 11 Juni 2026.


"Dadan ini kualat, di saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo ini dikelola dengan nepotisme, maka beginilah jadinya," sambung dia. 

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum PP HIMMAH Abdul Razak Nasution, yang juga mendapati banyak perusahaan diduga terafiliasi dengan Dadan dan mantan pimpinan BGN yang turut terjerat kasus yang sama, hingga meraup keuntungan kurang lebih Rp1 miliar per hari. 

Padahal, lanjut Razak, MBG merupakan program mulia Presiden Prabowo yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, oleh anggota Kabinet Merah Putih maupun Kepala BGN bari Nanik S Deyang.

"Pembantu itu tugasnya membantu, jangan banyak gerakan tambahan dan memanfaatkan ketulusan hati Pak Prabowo yang ingin mencetak Generasi Emas 2045 dengan memperbaiki kualitas SDM melalui pemenuhan gizi anak, ibu hamil, dan menyusui," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya