Berita

Sejumlah wartawan tertahan di luar lokasi acara klarifikasi Raffi Ahmad bersama pengacaranya Hotman Paris, di Restoran Le Nusa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 11 Juni 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Klarifikasi Raffi Ahmad terkait Blueray Cargo Ricuh, Banyak Wartawan Dilarang Masuk

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 15:54 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Konferensi pers Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad terkait dugaan suap importasi yang menyeret perusahaan Blueray Cargo berlangsung ricuh.

Gara-garanya banyak wartawan dilarang masuk ke lokasi acara yang digelar di Restoran Le Nusa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 11 Juni 2026.

Sejumlah jurnalis yang datang ke lokasi mengaku tidak memperoleh akses peliputan lantaran panitia menerapkan sistem registrasi melalui tautan khusus. 


Akibatnya, hanya media yang telah mendaftar dan mendapatkan konfirmasi yang diperbolehkan masuk ke ruang konferensi pers.

Padahal, dalam undangan yang diunggah kuasa hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris Hutapea, melalui akun Instagram resminya pada Rabu 10 Juni 2026, disebutkan secara tegas bahwa Raffi Ahmad mengundang seluruh media untuk menghadiri konferensi pers tersebut.

"RAFFI AHMAD DENGAN INI MENGUNDANG SELURUH MEDIA UNTUK PRESS RELEASE YANG AKAN DILAKSANAKAN PADA HARI/TANGGAL: KAMIS, 11 JUNI 2026," demikian undangan yang diunggah Hotman Paris.

Dalam undangan itu dijelaskan bahwa konferensi pers digelar untuk memberikan klarifikasi terkait "adanya fitnah dan tuduhan yang mengkaitkan Raffi Ahmad dengan kasus Blueray Group (kasus impor) yang melibatkan oknum Bea Cukai".

Namun, pantauan RMOL di lokasi menunjukkan tidak semua wartawan mengetahui adanya mekanisme registrasi daring sebagai syarat masuk. 

Informasi mengenai pendaftaran tersebut diketahui dibagikan melalui Instagram Story Raffi Ahmad dan tidak seluruh awak media memperoleh akses yang sama.

Tensi sempat panas antara panitia dan sejumlah wartawan yang merasa telah memenuhi undangan terbuka, namun tidak diperkenankan masuk ke area acara. 

Sebagian wartawan akhirnya memilih menunggu di luar lokasi, sementara lainnya mengikuti jalannya konferensi pers melalui live Streaming.

"Memang masing-masing wartawan punya isu sendiri yang ingin ditanyakan. Cuma tadi dari panitia pihaknya Raffi Ahmad dan Hotman Paris membatasi," kata Rahmat, pewarta Owrite.id, kepada RMOL di lokasi acara.

Ia menambahkan, proses registrasi masih berlangsung hingga menjelang pelaksanaan acara. Bahkan sejumlah wartawan yang telah mencoba mendaftar mengaku tidak memperoleh kepastian hingga akses peliputan ditutup.

"Agenda konferensinya jam satu. Tadi sih sudah ada balasan, tapi malah sudah ditutup. Ya sudah, akhirnya mantau online saja," tutup Rahmat.

Konferensi pers Raffi Ahmad bersama Hotman Paris sendiri dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan berakhir pada pukul 13.55 WIB.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya