Berita

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Menhub Kembali Absen, Komisi V DPR Tunda Pembahasan Pagu Anggaran

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 13:28 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Komisi V DPR RI kembali menunda rapat kerja dengan Kementerian Perhubungan setelah Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berhalangan hadir. 

Penundaan tersebut memicu kekecewaan sejumlah anggota dewan karena pembahasan yang dijadwalkan menyangkut pengesahan pagu anggaran Kementerian Perhubungan yang dinilai sangat mendesak.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengungkapkan pihaknya baru menerima informasi pada Kamis pagi bahwa Menhub tidak dapat menghadiri rapat yang telah dijadwalkan.


Menurut Lasarus, waktu yang tersedia untuk membahas dan mengesahkan pagu anggaran semakin terbatas sehingga kehadiran Menteri Perhubungan sangat diperlukan.

"Dari sisi waktu kita sudah sangat sempit. Tidak banyak ruang yang bisa kita gunakan dan ini mengesahkan pagu Bapak, pengesahan anggaran loh Pak, sangat-sangat penting," ujar Lasarus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 11 Juni 2026

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Perhubungan Suntana menjelaskan bahwa Dudy Purwagandhi tidak dapat menghadiri rapat karena mendapat panggilan mendadak dari Presiden Prabowo Subianto.

"Saat ini Pak Menteri sedang menghadap Pak Presiden dalam rangka sesuatu materi yang kami juga belum tahu masalahnya," kata Suntana.

Meski memahami alasan ketidakhadiran tersebut, Komisi V DPR memutuskan untuk tidak melanjutkan rapat dan menjadwalkan ulang pembahasan pada Rabu, 17 Juni 2026.

"Karena tidak ada kepastian, saya usul karena ini prinsip menyangkut anggaran, berarti kita hanya ada satu slot nanti di Rabu depan," ujar Lasarus.

Rapat kerja tersebut sedianya membahas pagu indikatif Kementerian Perhubungan bersama sejumlah mitra kerja. Penundaan ini sekaligus menambah daftar agenda Komisi V yang tertunda akibat absennya Menteri Perhubungan dalam forum pembahasan bersama DPR.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya