Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Dasco Sebut Buyback Jadi Opsi Saat Harga Saham Turun

KAMIS, 11 JUNI 2026 | 11:37 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembelian kembali saham atau buyback dinilai dapat menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan perusahaan-perusahaan berfundamental kuat di tengah kondisi pasar yang sedang terkoreksi.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan perusahaan BUMN maupun swasta yang memiliki proyek strategis pada dasarnya masih ditopang fundamental yang baik, sehingga memiliki ruang untuk mengambil langkah korporasi saat harga saham mengalami penurunan.

"BUMN dan swasta-swasta yang proyek-proyeknya strategis itu kan fundamentalnya kuat," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis, 11 Juni 2026.


Menurutnya, kondisi pasar yang sempat mengalami tekanan justru dapat dilihat sebagai momentum bagi perusahaan untuk melakukan buyback maupun bagi investor untuk melakukan transaksi pembelian.

"Ketika keadaan pasar harga sedang turun, ya tentunya kemudian misalnya BUMN atau Himbara itu kemudian buyback kembali," ujarnya.

Dasco menambahkan, kondisi tersebut juga dapat menjadi pertimbangan bagi lembaga investasi dan pelaku pasar dalam melihat peluang investasi pada saham-saham yang memiliki prospek jangka panjang.

"Lembaga-lembaga yang melakukan investasi maupun pasar tentunya melihat bahwa sangat strategis kemudian ketika membeli kembali atau melakukan transaksi pembelian pada saat keadaan pasar seperti kemarin," katanya.

Sebelumnya, Dasco mengumpulkan jajaran direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Danantara, serta perwakilan pemerintah untuk membahas kondisi pasar keuangan nasional. Salah satu isu yang dibahas adalah peluang buyback saham-saham BUMN yang dinilai memiliki fundamental kuat di tengah gejolak pasar global.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya