Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Harga Pertamax Naik 30 Persen, Purbaya Sebut Dampak ke Inflasi Minim

RABU, 10 JUNI 2026 | 12:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya Pertamax, tidak akan memberikan tekanan signifikan terhadap inflasi nasional.

Menurut Purbaya, dampak kenaikan harga Pertamax relatif terbatas karena BBM jenis tersebut umumnya tidak digunakan oleh angkutan umum maupun kendaraan pengangkut barang yang menjadi tulang punggung distribusi logistik nasional.

"Harusnya limited karena bukan buat angkutan umum, angkutan barang enggak pakai (Pertamax)," kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.


Saat ditanya mengenai potensi dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi terhadap laju inflasi, Purbaya kembali menegaskan pengaruhnya diperkirakan minim.

"Dampaknya harusnya relatif minim karena kan Pertamax enggak dipakai angkutan barang," ujarnya.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi, yakni Pertamax dan Pertamax Green, yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan perusahaan pada Selasa, 9 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Green (RON 95) meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan setelah melalui evaluasi berdasarkan formula harga yang telah ditetapkan pemerintah.

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," kata Roberth.

Ia menambahkan, keputusan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator serta mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia.

"Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal," tuturnya.

Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green ini terjadi di tengah meningkatnya volatilitas harga energi global akibat ketegangan geopolitik dan pergerakan harga minyak mentah dunia dalam beberapa pekan terakhir.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya