Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Menteri PKP Maruarar Sirait (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Restui Perluasan Program Bedah Rumah Hingga 2027

RABU, 10 JUNI 2026 | 09:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencana perluasan Program Bedah Rumah hingga 2027 setelah menerima laporan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026. 

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, dalam pertemuan itu Kepala Negara menerima pemaparan mengenai perkembangan sejumlah program strategis perumahan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus memperluas akses rumah layak dan terjangkau.

Salah satu fokus utama yang dilaporkan adalah capaian Program Bedah Rumah yang menyasar ratusan ribu unit rumah tidak layak huni di berbagai daerah.


“Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujar Seskab Teddy.

Selain itu, Seskab Teddy juga memaparkan perkembangan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, yang menjadi bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah.

“Kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, yang saat ini telah memasuki tahapan land clearing dan groundbreaking,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan lampu hijau atas rencana penambahan Program Bedah Rumah pada 2027, sebagai upaya memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah di berbagai wilayah.

Pemerintah, kata dia, terus mengeluarkan berbagai kebijakan perumahan mulai dari pembangunan rumah subsidi, penataan kawasan kumuh, hingga penguatan skema pembiayaan agar lebih mudah diakses masyarakat. 

“Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Seskab.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya