Berita

Kepala BGN Nanik S Deyang (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Dewan Pengarah BGN Akan Diisi Ahli Gizi dan Dokter Anak

SELASA, 09 JUNI 2026 | 14:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang memastikan dewan pengarah dalam struktur organisasi BGN akan diisi oleh kalangan profesional yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan gizi. 

Nanik mengatakan, dewan pengarah nantinya akan berperan memberikan panduan dan rekomendasi strategis bagi BGN dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

“Baik di SOTK dari BGN ada dewan pengarah di dewan pengarah akan kami isi dengan profesi ahli gizi dan dokter anak nanti yang akan meng-guideline kami mungkin di antara tujuh orang itu, lima dari pakar gizi,” kata Nanik dalam sebuah pernyataan, dikutip Selasa, 9 Juni 2026.


Pembentukan dewan pengarah itu menjadi bagian dari langkah pembenahan yang tengah dilakukan BGN setelah Nanik resmi dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026. 

Salah satu agenda utama yang kini dijalankan adalah penataan ulang program MBG agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain menerapkan moratorium sementara pembukaan dapur baru, BGN juga melakukan evaluasi terhadap distribusi layanan yang selama ini dinilai belum merata. 

Pemerintah ingin memastikan pembangunan infrastruktur program tidak lagi terkonsentrasi di wilayah tertentu, melainkan menjangkau daerah yang benar-benar membutuhkan.

"Jadi kita mau nata, mau nata misalnya Jawa Tengah ini harusnya butuh berapa, Jawa Barat ini butuh berapa, DKI butuh berapa, dan lain-lain Jawa Timur. Karena memang dari datanya Ibu Arumsari, dapur ini masih menumpuk di Jawa. Kemudian, setelah kami menata baru ya kami hitung apakah perlu kami membuka kembali atau tidak," ujar Nanik.

BGN juga berencana melakukan refocusing penerima manfaat agar bantuan gizi lebih diprioritaskan bagi kelompok rentan yang membutuhkan intervensi. 

Di saat bersamaan, pengawasan terhadap kualitas makanan dan operasional dapur akan diperketat melalui sistem penilaian dan grading terhadap seluruh fasilitas yang telah beroperasi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya