Berita

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman (Tangkapan layar dari YouTube DPR)

Politik

Komisi III DPR Sepakati RUU Polri Dibawa ke Rapat Paripurna

SELASA, 09 JUNI 2026 | 10:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI bersama pemerintah menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk dibawa ke rapat paripurna DPR RI.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Menteri Sekretaris Negara, Menteri Hukum, Menteri Keuangan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026. Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.

Adapun, agenda rapat meliputi penyampaian laporan Panitia Kerja (Panja) RUU Polri, pendapat akhir mini fraksi-fraksi, pengambilan keputusan tingkat I, serta penandatanganan naskah RUU dan penjelasannya.


Dalam rapat tersebut, Panja RUU Polri melaporkan hasil pembahasan bersama pemerintah yang telah dilakukan terhadap seluruh Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) revisi UU Polri.

“Apakah laporan Panja dapat disetujui?” tanya Habiburrokhman selaku pimpinan rapat.

“Setuju,” jawab peserta rapat kompak.

Selanjutnya, fraksi-fraksi di Komisi III DPR RI menyampaikan pendapat akhir mini fraksi sebagai bagian dari tahapan pembahasan tingkat I.

Setelah seluruh fraksi menyampaikan sikapnya, Komisi III DPR RI bersama pemerintah mengambil keputusan mengenai RUU Polri untuk dibawa ke pembicaraan tingkat II atau rapat paripurna DPR RI.

“Hadirin yang kami hormati. Kami meminta persetujuan kepada Anggota Komisi III dan pemerintah, apakah naskah RUU tentang Polri dapat dilanjutkan pada pembicaraan tingkat II yaitu pengambilan keputusan RUU Polri yang akan dijadwalkan setelah rapat ini?” tanya Habiburrokhman.

“Setujuu,” jawab anggota dewan dan perwakilan pemerintah kompak. 

Persetujuan tersebut kemudian ditandai dengan penandatanganan naskah RUU Polri oleh pimpinan rapat dan perwakilan pemerintah.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya