Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Kospi Pimpin Penguatan Bursa Asia

SELASA, 09 JUNI 2026 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bergerak menguat pada perdagangan Selasa, 9 Juni 2026, didorong rebound saham-saham teknologi dan semikonduktor setelah mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir.

Sentimen positif datang dari Wall Street, di mana saham-saham chip kembali menguat dan mendorong kenaikan indeks Nasdaq Composite serta S&P 500. Kondisi ini meningkatkan optimisme investor terhadap prospek industri kecerdasan buatan (AI) yang masih menjadi salah satu motor utama pasar global.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 dibuka naik lebih dari 1 persen. Sementara indeks Kospi Korea Selatan mencatat kenaikan paling tajam dengan melonjak sekitar 4 persen setelah sebelumnya mengalami tekanan pada sesi perdagangan sebelumnya.


Meski mayoritas bursa Asia berada di zona hijau, pergerakannya tidak merata. Bursa Australia S&P/ASX 200 melemah 0,72 persen, sedangkan kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong mengindikasikan pembukaan yang lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya.

Penguatan bursa Asia terutama ditopang oleh reli saham-saham semikonduktor yang terkait erat dengan perkembangan teknologi AI.

Di Korea Selatan, saham SK Hynix melonjak 6,44 persen, sementara Samsung Electronics naik 3,38 persen. Saham Seoul Semiconductor bahkan melesat lebih dari 12 persen.

Di Jepang, saham produsen peralatan chip Tokyo Electron naik 5,65 persen, disusul Advantest yang menguat 1,51 persen dan Renesas Electronics yang bertambah 2,54 persen.

Kenaikan saham-saham tersebut mengikuti tren positif sektor chip di Amerika Serikat yang kembali menjadi penggerak pasar setelah sebelumnya terkoreksi cukup dalam.

Namun, tidak semua saham teknologi ikut menikmati reli. Saham SoftBank Group justru masih tertekan dan turun sekitar 2 persen.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya