Berita

Pertamina dan SLB bekerja sama demi memperkuat produksi migas dan solusi rendah karbon. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina Gandeng SLB Perkuat Produksi Migas dan Solusi Rendah Karbon

SENIN, 08 JUNI 2026 | 22:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) resmi memperkuat sinergi strategis dengan raksasa teknologi global, SLB. Langkah ini diambil untuk mendongkrak teknologi hulu minyak dan gas bumi (migas), digitalisasi, serta percepatan solusi rendah karbon di tanah air.

Kesepakatan tersebut memanfaatkan momentum penting kunjungan kenegaraan dan keterlibatan bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Prancis.

Kolaborasi kakap ini akan berfokus pada pemetaan potensi area kerja sama, mulai dari studi bawah permukaan, perekahan multitahap (multistage fracturing/MSF), pengembangan sumber daya nonkonvensional, hingga teknologi peningkatan perolehan minyak (enhanced oil recovery/EOR).


Tak hanya itu, kedua perusahaan juga membidik efisiensi operasional lewat teknologi Carbon Capture and Storage (CCS), pengembangan panas bumi, serta penerapan kecerdasan buatan (AI).

Wakil Direktur Utama & Deputy CEO PT Pertamina (Persero), Oki Muraza menegaskan, transfer dan kolaborasi teknologi ini menjadi kunci krusial dalam memperkokoh tameng ketahanan energi nasional.

"Pertamina terus memperkuat kemitraan dengan pemain teknologi global untuk mendorong inovasi yang dapat meningkatkan kinerja operasional, mendukung peningkatan produksi migas, serta mempercepat pengembangan solusi energi yang lebih efisien dan berkelanjutan," kata Oki dalam keterangannya, Senin, 8 Juni 2026.

Melalui komitmen ini, Pertamina dan SLB sepakat untuk langsung tancap gas menerjemahkan poin-poin prioritas menjadi program konkret di lapangan. Langkah taktis ini diharapkan mampu menyokong target transisi energi sekaligus menjaga kedaulatan energi Indonesia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya