Jajaran panitia tiga Pengprov Perbakin DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten (Foto: Dok. Perbakin DKI Jakarta)
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berburu Online Perbakin 2026 yang digelar gabungan tiga pengurus provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten resmi ditutup pada Minggu, 7 Juni 2026.
Ajang yang diikuti ratusan pemburu dari berbagai daerah itu mencatatkan capaian membanggakan dengan nol kecelakaan selama pelaksanaan.
Sekretaris Pelaksana Kejurnas Berburu Online Perbakin 2026, Kristianto mengatakan, total peserta yang mengikuti kejuaraan mencapai 582 orang, terdiri dari 420 peserta kategori limited dan 162 peserta kategori unlimited.
“Keberhasilan Kejurnas ini adalah
zero accident.
Alhamdulillah ini baru dan menjadi sejarah Perbakin menggelar event melibatkan tiga Pengprov dan tidak ada insiden,” kata Kristianto.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kepatuhan para peserta terhadap etika berburu dan aturan yang telah ditetapkan panitia selama kompetisi berlangsung.
“Para senior pemburu mengedepankan etika berburu dan aturan sehingga semuanya berjalan dengan lancar. Kami bisa mencapai target yaitu
zero accident,” ujarnya.
Selain sukses dari sisi pelaksanaan, Jawa Barat juga tampil dominan dalam kejuaraan kali ini. Pada kategori individual
limited, peserta dari Perbakin Jawa Barat menjadi juara pertama dengan hasil buruan mencapai 118,40 kilogram.
Jawa Barat juga menjadi juara kategori beregu nasional dengan total hasil buruan 209,95 kilogram, sekaligus mencatatkan jumlah peserta terbanyak sepanjang pelaksanaan kejuaraan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pengprov Perbakin Jawa Barat yang mengirimkan 173 peserta. Ini menjadi jumlah peserta terbanyak yang pernah kami dapatkan selama penyelenggaraan event berburu online,” jelas Kristianto.
Sementara itu, Ketua Umum Perbakin DKI Jakarta, Irjen Pol Umar Surya Fana mengapresiasi kontribusi Jawa Barat yang menjadi tulang punggung penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
“Saya berterima kasih dan mengapresiasi teman-teman di Jabar telah menjadi
backbone pada acara ini dengan 160 sekian peserta. Mudah-mudahan nanti akan pecah rekor pada pelaksanaan multievent,” kata Irjen Umar.
Irjen Umar juga mengungkapkan, Perbakin tengah mempersiapkan ajang menembak multievent yang akan berlangsung pada 25-28 Juni 2026 di sejumlah lokasi, termasuk Kesatrian Marinir Cilandak, Lapangan Kondisi Sangkan Jawa Barat, dan Lapangan Tembak Korpasgat Lanud Sulaiman Bandung.
Menurutnya, jika jumlah peserta menembak laras panjang menembus angka 100 orang, panitia akan menambah satu hari pelaksanaan untuk mengakomodasi tingginya minat peserta.
“Kalau peserta mencapai 100 orang atau lebih, maka hari pelaksanaan akan kami tambah mulai Kamis agar semua peserta mendapat kesempatan bertanding,” pungkasnya.