Berita

Presiden Prabowo Subianto menyalami Kepala BGN Nanik S Deyang usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Kepala dan Wakil Kepala BGN Resmi Dilantik Prabowo di Istana

SENIN, 08 JUNI 2026 | 17:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) dalam sebuah upacara di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026. 

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. 

Acara digelar bersamaan dengan pelantikan Presiden Partai Buruh, Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.


Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026, Nanik S Deyang resmi dilantik sebagai Kepala BGN bersama dua wakil kepala, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. 

Ketiganya mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo sebelum dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara yang diwakili Nanik selaku kepala BGN.

Presiden Prabowo mencopot Kepala BGN sebelumnya, Dadan Hindayana, yang terseret kasus dugaan korupsi tata kelola dan pengadaan barang dalam program MBG. 

Dua wakil kepala sebelumnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, juga ikut diberhentikan karena terlibat dalam perkara yang sama.

Penunjukan Nanik sebagai kepala BGN disebut bukan tanpa pertimbangan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menilai pengalaman Nanik selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN menjadi modal penting untuk memimpin proses pembenahan lembaga. 

“Beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengembang amanah sebagai wakil kepala badan gizi nasional. Sehingga kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di badan gizi nasional,” ujar Prasetyo dalam pernyataan di Jakarta, dikutip Jumat, 5 Juni 2026.

Selain memahami seluk-beluk organisasi, Nanik juga dinilai memiliki karakter kepemimpinan yang tegas dalam menegakkan disiplin dan tata kelola kelembagaan. 

“Yang kedua, dalam evaluasi dan monitoring, beliau salah satu yang cukup kalau boleh dibilang sangat strict, sangat tegas terhadap yang kemarin kami sampaikan kedisiplinan di dalam menjalankan SOP-SOP,” kata Prasetyo.

Menurut Prasetyo, ketegasan tersebut menjadi modal penting untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. 

“Kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di badan gizi nasional, kedisiplinan juga di dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan kepada seluruh penerima manfaat," tegasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya