Berita

Pelantikan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Angkat Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Urusan Buruh

SENIN, 08 JUNI 2026 | 17:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, resmi mengemban tugas baru sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Berdasarkan pantauan RMOL di lokasi, prosesi pelantikan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB berlangsung khidmat.

Said Iqbal berdiri bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S Deyang, serta dua wakil kepala BGN yang turut dilantik, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono. 


Presiden Prabowo memasuki ruang pelantikan didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tak lama kemudian lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 58/P Tahun 2026, Said Iqbal resmi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan, sebelum Presiden bersama para menteri memberikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik.

Sebelum pelantikan, Said Iqbal menuturkan bahwa jabatan yang diembannya memiliki kedudukan setingkat menteri sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku. 

Dalam kapasitas tersebut, ia akan berfokus memberikan berbagai masukan strategis dan analisis kebijakan kepada Presiden terkait isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh. 

“Kalau menurut perpres nomor 137 tahun 2024 atau 106 tahun 2025 kedudukan setingkat dengan Menteri. Tentu nanti saya hanya memberikan banyak masukan kepada Presiden bila diminta maupun tidak diminta, dan membuat analisis kebijakan,” kata dia.

Tokoh buruh nasional itu menegaskan bahwa keputusannya menerima amanah dari Presiden Prabowo telah melalui pembahasan mendalam bersama jajaran KSPI dan kalangan pekerja. 

"Bagi kami setelah kami diskusikan di KSPI khususnya dan kawan-kawan buruh, kami memutuskan untuk juga berjuang melalui di dalam. Karena secara platform perjuangan Keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada kaum rakyat kecil termasuk buruh, petani nelayan dan guru yang mendorong kami untuk bersama-sama beliau memberikan masukan,” tuturnya.

Said Iqbal dikenal sebagai salah satu figur sentral dalam gerakan buruh Indonesia. Aktivis kelahiran Jakarta, 5 Juli 1968 itu telah berkecimpung dalam perjuangan pekerja sejak 1992 saat bekerja di sebuah perusahaan elektronika di Kabupaten Bekasi. 

Karier organisasinya terus berkembang, mulai dari menjabat Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) pada periode 1999-2006 hingga kemudian memimpin KSPI. 

Selain aktif memperjuangkan hak-hak pekerja, ia juga memiliki latar belakang akademik yang kuat dengan pendidikan dari Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Jayabaya, hingga meraih gelar Magister Manajemen Ekonomi dari Universitas Indonesia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya