Berita

Mayor Jenderal TNI Trenggono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Trenggono Akui Pensiun Dini dari TNI Usai Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN

SENIN, 08 JUNI 2026 | 16:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Trenggono mengakui telah mengajukan pensiun dini dari dinas militer setelah dipercaya Presiden Prabowo Subianto menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kesediaannya mengemban jabatan publik di lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat dikonfirmasi mengenai statusnya di TNI, Trenggono menegaskan keputusan mundur telah disampaikan sejak namanya diumumkan masuk dalam jajaran pimpinan baru BGN. 


“Sudah. Semenjak diumumkan,” kata Trenggono kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

Trenggono juga membantah pengunduran dirinya dilakukan atas perintah Presiden. Menurut dia, keputusan tersebut merupakan inisiatif pribadi sebagai konsekuensi atas amanah baru yang diterimanya.

“Tidak. Jadi saya pensiun dini. Kesediaan saya,” ujarnya.

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan penyegaran di tubuh BGN dengan menunjuk Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan Sony Sanjaya. 

Selain menunjuk Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN, Presiden juga mengangkat Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana serta Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan Lodewijk Paulus.

Pengumuman itu disampaikan pada Selasa malam, 2 Juni 2026, sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan kelembagaan BGN.

Perwira tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer 1993 dari kecabangan Infanteri Kopassus itu memiliki rekam jejak panjang di bidang kepemimpinan dan pengembangan organisasi. 

Sebelum dipercaya masuk ke jajaran pimpinan BGN, Trenggono pernah menjabat Direktur Umum Akademi Militer, Direktur Pengkajian dan Pengembangan Seskoad, serta Staf Khusus Panglima TNI.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya