Berita

Pameran bertajuk "Aku Arek Suroboyo" di Basement Alun-Alun Surabaya. (Foto: RMOLJatim/Istimewa)

Nusantara

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

SENIN, 08 JUNI 2026 | 05:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden pertama RI Bung Karno memiliki ikatan kuat dengan Surabaya. Kota ini telah membentuk karakter, pemikiran, dan semangat perjuangannya sejak muda.

Untuk menghidupkan kembali jejak sejarah tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pameran bertajuk "Aku Arek Suroboyo" di Basement Alun-Alun Surabaya, pada 6-19 Juni 2026.
 
Digelar dalam rangka Bulan Bung Karno, kegiatan ini mengajak masyarakat menelusuri fragmen kehidupan Bung Karno di Kota Pahlawan melalui foto-foto bersejarah, edukasi publik, pemutaran film, hingga peluncuran buku yang mengupas kedekatan Bung Karno dengan Surabaya.


Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma'munah, mengatakan pameran tersebut sengaja dirancang untuk menghadirkan kembali kisah Bung Karno dari sudut pandang yang lebih dekat dengan masyarakat.

"Melalui pameran ini kami ingin mengajak masyarakat mengenal lebih dekat sosok Soekarno sebagai Arek Suroboyo. Banyak perjalanan penting dalam kehidupan beliau yang memiliki keterkaitan dengan Kota Pahlawan dan menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa," kata Saida dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Minggu, 7 Juni 2026.

Menurutnya, tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

Pengunjung akan diajak menyusuri berbagai fragmen kehidupan Bung Karno melalui koleksi foto dan arsip yang berasal dari sejumlah museum yang dikelola Pemkot Surabaya, seperti Museum 10 November, Museum Dr. Soetomo, serta Rumah Kelahiran Bung Karno. 

Berbagai koleksi tersebut menampilkan perjalanan hidup Soekarno sejak masa muda hingga kiprahnya sebagai pemimpin bangsa.

Tak hanya menghadirkan pameran, Pemkot Surabaya juga meluncurkan sebuah buku yang secara khusus mengulas perjalanan dan jejak Bung Karno di Surabaya. 

Buku tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Airlangga (Unair) yang melibatkan akademisi dan peneliti dalam proses penulisan, pengumpulan data, hingga penyusunan naskah.

"Kami berkolaborasi dengan akademisi dan praktisi untuk menyusun buku ini. Harapannya, publik mendapatkan referensi sejarah yang lebih komprehensif mengenai hubungan Bung Karno dengan Surabaya," ujarnya.

Selain pameran dan peluncuran buku, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan bedah buku, kajian publik, program Sekolah Kebangsaan, serta nonton bareng film yang mengangkat perjalanan Bung Karno. 

Berbagai agenda tersebut dirancang untuk menjangkau beragam kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Saida berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi sejarah, tetapi juga sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah generasi muda.

"Bulan Bung Karno menjadi momentum yang tepat untuk mengingat kembali perjuangan para pendiri bangsa. Kami ingin generasi muda memahami bahwa Bung Karno bukan hanya tokoh nasional, tetapi juga Arek Suroboyo  yang jejak kehidupannya masih dapat ditelusuri hingga hari ini," pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya