Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Telkom Persiapkan Dana Buyback Rp4 Triliun

SENIN, 08 JUNI 2026 | 00:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Manajemen PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mempersiapkan dana buyback mencapai Rp4 triliun yang diambil dari internal kas.

Telkom awalnya berencana menyisihkan buyback Rp1 triliun bulan lalu.
 
“Perseroan bertujuan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek yang dimiliki perseroan,” dikutip dari keterbukaan informasi TLKM, Minggu, 7 Juni 2026.


Dengan rencana buyback tersebut, Telkom optimistis tidak mengganggu kegiatan usaha.

Rencana pembelian kembali saham itu akan berdampak pada penurunan aset dan ekuitas perseroan sebanyak-banyaknya Rp4 triliun.

Setelah pembelian kembali saham, total aset dan total ekuitas TLKM masing-masing sekitar Rp282,28 triliun dan Rp145,05 triliun, dengan earnings per share naik ke level Rp183,1.

Pembelian kembali saham akan dilakukan hingga 12 bulan sejak tanggal RUPS yang menyetujui agenda itu yang akan diselenggarakan pada Senin, 8 Juni 2026.

Manuver TLKM memperbesar porsi buyback itu terjadi seiring dengan pelemahan performa saham portofolio Danantara itu di papan bursa sampai penutupan perdagangan pada Kamis, 4 Juni 2026.

Saham TLKM merosot 16,67 persen ke level Rp2.900 per saham year-to-date seiring dengan koreksi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks komposit melorot 32,46 persen sejak awal tahun.

Pejabat Sementara (PJS) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, otoritas pasar modal bersama regulator telah melakukan berbagai langkah yang sesuai dengan kewenangannya untuk mengembalikan kepercayaan investor terkait pelemahan IHSG belakangan.

"Ya, tentu kami bersama-sama melakukan segala upaya yang bisa kami lakukan, tadi saya sampaikan, untuk bisa memulihkan kepercayaan tersebut," kata Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta pada Kamis, Kamis, 4 Juni 2026.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya