Berita

Kolase Jusuf Hamka dan Hary Tanoesoedibjo.

Politik

Strategi Komunikasi Jusuf Hamka Disorot soal Aset TPI

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 22:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Langkah pengusaha jalan tol Jusuf Hamka yang mengaitkan nama Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut dalam persoalan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) dan PT MNC Asia Holding Tbk menuai sorotan. Jusuf Hamka diharapkan bisa lebih proporsional dan tidak berspekulasi.

Pengamat Sosial Politik, Muslim Arbi menilai, pernyataan Jusuf Hamka yang berniat mengembalikan aset TPI ke Mbak Tutut jika berhasil merebutnya dari MNC Asia terkesan sebagai pandangan personal yang belum tentu sejalan dengan sikap resmi keluarga Cendana.

"Jika Pak Jusuf Hamka membawa-bawa nama Mbak Tutut, padahal beliau tidak terlibat langsung dalam langkah hukum terbaru ini, hal itu bisa dipandang sebagai persepsi sepihak," ujar Muslim Arbi kepada wartawan, Minggu, 7 Juni 2026.


Muslim menduga, narasi yang berkembang saat ini merupakan inisiatif serta strategi komunikasi Jusuf Hamka tanpa adanya arahan langsung dari Mbak Tutut.

Indikasi ini menguat lantaran hingga kini belum ada pernyataan resmi atau konfirmasi langsung dari pihak Mbak Tutut yang mendukung bos CMNP tersebut.

"Jika tidak ada bukti hukum atau konfirmasi tertulis, narasi ini dikhawatirkan hanya menjadi framing publik seolah-olah beliau berada di belakang langkah tersebut," jelas Muslim.

Jusuf Hamka sebelumnya menyebut akan mengembalikan aset siaran televisi TPI kepada Mbak Tutut setelah berhasil memenangkan gugatan atas Hary Tanoesoedibjo.

Bos PT CMNP ini menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengembalikan hak pemilik asli yang dinilai dirugikan sejak puluhan tahun lalu.


“Yang dizalimi harus kita kembalikan ke pemilik asalnya,” ujar Jusuf Hamka dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 25 April 2026.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya