Berita

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (tengah). (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 19:49 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan ditargetkan tuntas paling lambat Oktober 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, percepatan penyusunan regulasi baru ketenagakerjaan saat ini tidak sepenuhnya berada di tangan DPR. Sebab, proses perumusan substansi masih dilakukan oleh perwakilan serikat pekerja bersama kalangan pengusaha.

“Kalau dikatakan UU Perburuhan yang baru itu menunggu saya dan DPR, itu justru (anggapan yang) terbalik,” kata Dasco di Kongres III Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia di Jakarta, Minggu, 7 Juni 2026.


Ia menjelaskan, dalam pertemuan antara pimpinan serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia sebelumnya telah disepakati pembentukan tim perumus untuk menyusun konsep undang-undang baru.

Hasil rumusan tersebut nantinya akan dibawa ke DPR untuk disinkronkan dengan naskah akademik yang saat ini sedang disusun.

“Kemudian hasil rumusan itulah yang kemudian dibawa ke DPR untuk kemudian disinkronkan dengan naskah akademik yang sekarang ini sedang dibuat,” ujarnya.

Setelah proses sinkronisasi selesai, DPR bersama serikat pekerja dan Apindo akan membentuk tim bersama guna membahas substansi regulasi sebelum masuk ke tahap legislasi.

Dasco mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan target agar RUU Ketenagakerjaan dapat diselesaikan paling lambat pada Oktober 2026.

"Kalau UU-nya ingin cepat selesai seperti yang ditargetkan oleh Presiden, bulan Oktober paling lambat harus selesai,” tegasnya.

Meski demikian, Dasco mengaku belum memperoleh laporan terbaru mengenai perkembangan tim perumus yang dibentuk oleh Apindo dan serikat pekerja.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya