Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

Nusantara

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 19:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melempar catatan krusial terkait pelaksanaan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Luthfi meminta pemerintah daerah (Pemda) wajib dilibatkan penuh karena paling paham kondisi riil masyarakat di lapangan.

“Meskipun makan bergizi gratis merupakan program pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap harus dilibatkan dalam evaluasi pelaksanaannya,” ujar Ahmad Luthfi diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Minggu, 7 Juni 2026.

Mantan Kapolda Jateng ini menjelaskan, evaluasi program MBG harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh sekadar menyasar aspek distribusi. Kualitas menu, keamanan pangan, sertifikasi halal, hingga pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) harus dikuliti secara detail.


Luthfi berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota memiliki rasa tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, Satuan Tugas (Satgas) yang telah dibentuk di daerah didesak untuk benar-benar pasang badan mengawal implementasi di lapangan.

Lebih lanjut, ia menilai kebutuhan gizi di setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda. Atas dasar itu, menu makanan dalam program MBG dinilai tidak bisa diseragamkan secara kaku di seluruh daerah. Ketersediaan bahan pangan lokal dan pola konsumsi anak-anak wajib menjadi pertimbangan utama.

Demi memuluskan target tersebut, Luthfi mendorong keterlibatan aktif Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) untuk melakukan pendampingan, berkaca dari keberhasilan di Kota Solo.

“Dengan melibatkan kearifan lokal dan pendekatan ibu-ibu melalui PKK, pelaksanaan MBG bisa lebih tepat sasaran dan lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak,” tegasnya.

Langkah pengawasan ketat ini bukan tanpa alasan. Jawa Tengah memegang porsi yang sangat besar dalam eksekusi program andalan pemerintah pusat ini. Luthfi membeberkan, saat ini jumlah penerima manfaat program MBG di wilayahnya sudah menembus angka fantastis.

“Untuk program makan bergizi gratis, Jawa Tengah memiliki data sasaran yang besar. Saat ini penerima manfaatnya sudah hampir 9 juta orang. Karena itu, MBG menjadi salah satu prioritas utama yang kita laksanakan,” ungkapnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya