Berita

Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

Politik

Poltracking: Pemilih PDIP Nilai Positif Kinerja Prabowo-Gibran

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 14:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hasil survei terbaru dari Poltracking Indonesia menunjukkan pemilih yang berafiliasi dengan PDI Perjuangan cenderung memberikan penilaian positif terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Tingkat kepuasan pemilih PDIP terhadap kinerja pemerintah tercatat mencapai 64,6 persen berdasarkan survei yang dilaksanakan pada 11-17 Mei 2026.

“Ada PDI Perjuangan yang puas di angka 64,6 persen,” kata Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi saat diwawancara terkait Rilis Survei Nasional bertajuk Evaluasi Kinerja Pemerintah & Isu Aktual Strategis, Minggu 7 Juni 2026.

Selain pemilih PDIP, sejumlah partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan juga memperlihatkan tingkat kepuasan yang relatif tinggi. Dukungan positif tersebut terlihat dari basis pemilih beberapa partai besar yang menjadi pendukung pemerintah.


Menurut hasil survei, pemilih Partai Golkar mencatat tingkat kepuasan sebesar 74,5 persen. Sementara itu, pemilih Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB yang merasa puas terhadap kinerja pemerintah mencapai 61,3 persen.

“Kemudian Partai Golkar yang puas itu di 74,5 persen, PKB yang puas terhadap kinerja pemerintah itu ada di 61,3 persen,” kata Masduri.

Tingkat kepuasan juga terlihat pada pemilih sejumlah partai lain, termasuk Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional. Mayoritas responden dari ketiga partai tersebut memberikan penilaian positif terhadap pemerintahan yang mulai bertugas sejak Oktober 2024.

Data survei menunjukkan tingkat kepuasan pemilih Demokrat mencapai 69,7 persen. Adapun pemilih PKS yang puas berada pada angka 52,6 persen, sedangkan pemilih PAN tercatat sebesar 55,4 persen.

“Untuk Partai Demokrat yang puas itu di 69,7 persen, nah kemudian PKS yang puas itu ada di angka 52,6 persen dan kemudian PAN yang puas itu di 55,4 persen,” kata Masduri.

Sementara itu, hasil yang lebih seimbang terlihat pada pemilih Partai NasDem. Selisih antara responden yang puas dan tidak puas terhadap kinerja pemerintah berada dalam rentang yang sangat tipis.

Berdasarkan temuan Poltracking, tingkat kepuasan pemilih NasDem mencapai 50,6 persen. Di sisi lain, sebanyak 49,3 persen responden dari kelompok yang sama menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Dari pemilih Partai NasDem yang puas itu ada di angka 50,6 persen,” pungkas Masduri.

Sebagai informasi, survei Poltracking Indonesia dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung terhadap 1.220 responden yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya