Berita

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Hukum

Tersangka Korupsi MBG Ajukan JC, DPR: Dibuka Saja Faktanya

SABTU, 06 JUNI 2026 | 20:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah tersangka kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sony Sonjaya, yang menyatakan siap menjadi justice collaborator (JC), direspons Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo. 

Menurut Rudianto, keterbukaan para tersangka sangat penting untuk membantu aparat penegak hukum mengungkap secara utuh dugaan korupsi yang terjadi dalam program prioritas nasional tersebut.

"Biar kasus ini memang terang-benderang, bisa dibongkar, bisa diungkap oleh penegak hukum dalam hal ini kejaksaan," kata Rudianto kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026.


Diketahui, Kejaksaan telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan korupsi Program MBG, yakni eks Kepala BGN Dadan Hindayana, eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, serta Lodewyk Pusung.

Ketiganya dijerat Pasal 603 juncto Pasal 20 huruf a atau c UU 1/2023 tentang KUHP juncto Pasal 18 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001.

Legislator Partai Nasdem ini berpandangan langkah serupa juga sebaiknya dilakukan oleh tersangka lain agar publik mengetahui secara jelas bagaimana tata kelola Program MBG dijalankan di Badan Gizi Nasional (BGN).

"Saya kira baik Pak Dadan, Pak Sony atau lainnya, silakan dibuka saja fakta-fakta yang sebenarnya yang terjadi di BGN," ujarnya.

Menurut Rudianto, pengungkapan kasus ini menjadi penting karena Program MBG merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

"Jadi ketika ada yang bermain-main dengan program pemerintah, apalagi sampai apa namanya, merugikan rakyat, saya kira di sinilah tugas penegak hukum itu hadir," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya