Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Purbaya Sudah Tarik Utang Baru Rp386 T Hingga Mei 2026

SABTU, 06 JUNI 2026 | 15:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp386 triliun hingga akhir Mei 2026 untuk menambal kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, jumlah utang yang telah ditarik itu setara 46,4 persen dari target pembiayaan utang APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp832,2 triliun.

Menurut Purbaya, tingginya minat investor terhadap Surat Utang Negara (SUN) menunjukkan kepercayaan pasar terhadap instrumen utang pemerintah masih terjaga.


"Penggemar SUN (surat utang negara) masih cukup banyak tidak ada kehilangan kepercayaan kepada surat utang negara kita," kata Purbaya di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Sabtu 6 Juni 2026.

Dari total utang baru yang ditarik, Purbaya mengeluarkan untuk pembiayaan nonutang sebesar Rp6,5 triliun hingga akhir Mei. Nilai tersebut setara 4,4 persen dari target pembiayaan nonutang tahun ini yang dipatok Rp143,1 triliun.

Pembiayaan nonutang umumnya digunakan untuk mendukung investasi pemerintah pada berbagai program yang ditujukan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pembangunan ekonomi.

Secara keseluruhan, realisasi pembiayaan anggaran hingga Mei 2026 mencapai Rp379,4 triliun. Angka tersebut setara 55,1 persen dari target pembiayaan APBN tahun ini yang sebesar Rp689,1 triliun.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya