Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Dolar AS Melaju Berkat Kuatnya Data Tenaga Kerja

SABTU, 06 JUNI 2026 | 08:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasar uang New York mengakhiri perdagangan Jumat 5 Juni 2026 dengan penguatan signifikan dan berada di jalur kenaikan mingguan lebih dari 1 persen. 

Penguatan ini ditopang oleh data ketenagakerjaan AS yang jauh melampaui ekspektasi pasar, sekaligus meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Berdasarkan laporan Biro Statistik Tenaga Kerja AS, jumlah lapangan kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) pada Mei bertambah 172.000, jauh di atas perkiraan. 


Data tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi AS masih kuat dan memperkuat keyakinan pasar bahwa Federal Reserve (The Fed) belum akan terburu-buru menurunkan suku bunga.

Iindeks Dolar yang mengukur pergerakan Greenback terhadap sejumlah mata uang utama naik 0,63 persen pada perdagangan Jumat dan mencatat kenaikan sekitar 1,3 persen dalam sebulan terakhir.

Penguatan Dolar paling terasa terhadap Yen Jepang. Mata uang AS sempat menembus level 160,15 Yen per Dolar, menghapus seluruh penguatan Yen pasca intervensi pemerintah Jepang beberapa waktu lalu. 

Di Eropa, Euro dan Poundsterling juga tertekan. Euro turun 0,75 persen ke level 1,152 Dolar AS, sementara Poundsterling melemah 0,64 persen menjadi 1,33 Dolar AS. 

Tingginya harga energi dinilai masih menjadi tantangan bagi aktivitas ekonomi kawasan Eropa.

Di saat Greenback menguat, pasar kripto justru bergerak sebaliknya. Bitcoin anjlok 6,63 persen, ke 59.373 Dolar AS dan mencatat penurunan sekitar 19 persen sepanjang pekan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya